keruh

Air dari PDAM yang keruh di Kelurahan Lingkar Barat

Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Air dari Perusahaan Daerah Air Minm (PDAM) Tirta Dharma Kota Bengkulu, sejak tiga hari terakhir tidak dapat mengalir ke sejumlah pelanggan di Kota Bengkulu. Tidak hanya itu, air yang mengalir ke pelanggan PDAM terlihat keruh dan berwarna coklat kekuning-kuningan serta mengeluarkan bau serta mengeluarkan tanah kuning. Kondisi tersebut menimpa disejumlah kelurahan di Kota Bengkulu. Seperti, di Kelurahan Lingkar Barat, Kelurahan Sawah Lebar dan Kelurahan Dusun Besar.

Hal tersebut diakui, salah seorang pelanggan PDAM Rizal warga Kelurahan Sawah Lebar. Ia mengeluhkan, jika air dari PDAM sejak tiga hari terakhir tidak mengalir di rumahnya. Akibatnya, anggota keluarganya mesti mengungsi ke tempat lain untuk mendapatkan pasokan air bersih.

”Sudah tiga hari ini air PDAM tidak mengalir ke rumah saya,” keluh Rizal, Senin (10/11/2014).

Senada disampaikan warga Kelurahan Dusun Besar Kecamatan Singaran Pati, Musni. Ia mengeluhkan, air PDAM di rumahnya tidak mengalir sama sekali. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, kata dia, dirinya mesti membeli air galon. Bahkan, keluh dia, anggota keluarganya pun mesti mengambil air mengenakan jerigen di Kelurahan Panorama.

”Mau bagaimana lagi, air PDAM sudah tidak mengalir sejak beberapa hari terakhir ini. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, ya kami ke rumah orangtua untuk mengambil air,” kesal Musni.

Lain halnya dengan warga di Kelurahan Lingkar Barat Kecamatan Gading Cempaka. Seperti disampaikan, Badaruz. Ia mengatakan, air PDAM di rumahnya mengalir. Hanya saja, air yang
dikeluarkan keruh dan berwarna coklat kekuning-kuningan disertai mengeluarkan bau.

Terkait hal tersebut, tambah dia, setiap hari dirinya mesti membeli air galon untuk mandi serta memenuhi kebutuhan rumah tangga lainnya. Bahkan, keluh dia, dirinya sering ‘Mandi Koboi’ atau cuci muka ketika ingin pergi ke kantor. Sebab, keruhnya air PDAM tersebut sudah terajdi sejak tiga hari terakhir.

”Semestinya ini cepat ditanggapi oleh pihak PDAM, agar pelanggan PDAM di Kota Bengkulu tidak merasa dirugikan,” harap Badruz menutup pembicaraan.(gie)