Bank Bengkulu

KUPASBENGKULU.com, KOTA BENGKULU – Bank Pembangunan Daerah (BPD) tahun ini menyiapkan Rp 550 miliar untuk penukaran uang receh. Terhitung dari awal ramadhan sampai dengan hari ini tercatat sudah mencapai Rp 250 miliar transaksi.

“Tahun ini antusias masyarakat Bengkulu luar biasa. Dari semenjak awal ramadhan sampai dengan saat ini dari Rp 500 miliar sudah setengahnya terpakai. Dengan waktu yang masih cukup lama diprediksi akan ada penambahan, dan kita akan meminta lagi kepada Bank Indonesia (BI),” ujar Direktur Utama Bank Bengkulu saat diwawancara kupaabengkulu.com, Jumat (10/0/2015).

Dikatakan Wimran, pihaknya sudah berkordinasi dengan seluruh cabang pembantu (Capem) agar menyiapkan gerai penukaran uang. Selain itu juga demi kenyamanan masyarakat Bengkulu, bank milik pemerintah daerah ini sudah membentuk satuan tugas (Satgas) untuk mengantisipasi gangguan jaringan transaksi menggunakan Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

“Setiap Capem akan kita tugaskan masing-masing 3 orang untuk memantau jika ada gangguan transaksi, hal ini dikarenakan mulai dari 16 Juli hingga 21 Juli aktifitas perbankan tutup,” ungkap Wimran.(krn)