hearing perwakilan mahasiswa dan pemuda ke DPRD Kota Bengkulu mempertanyakan keberadaan Wali Kota Bengkulu, Helmi Hasan

hearing perwakilan mahasiswa dan pemuda ke DPRD Kota Bengkulu mempertanyakan keberadaan Wali Kota Bengkulu, Helmi Hasan

Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Terkejutnya ruang rapat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, sewaktu Aliansi Mahasiswa sekota Bengkulu mengadakan hearing bersama DPRD Kota Bengkulu, Senin (21/12/2015) siang. Pasalnya, perwakilan Aliansi Mahasiswa sekota Bengkulu, Melyansori menghantam meja rapat DPRD Kota Bengkulu.

Hal ini diduga, Melyansori merasa kesal dengan Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan yang seakan di telan bumi. Sehingga, pimpinan daerah yang diharapkan rakyat Kota Bengkulu untuk memajukan Kota Bengkulu ditinggalkan begitu saja.

Kekesalannya itu diluapkkanya sewaktu ia melakukan hearing bersama DPRD Kota Bengkulu untuk menyampaikan aspirasi masyarakat Kota Bengkulu. Dengan amarah yang meledak, saat ia berbicara ia langsung memukul meja rapat. Sontak ruang rapat menjadi gempar dan para hadirin yang hadir langsung kaget.

“Saya begini karena menunjukan aspirasi dari masyrakat Kota Bengkulu yang katanya pemimpin akan membuka lapangan kerja bagi rakyat, umroh gratis, dan dana Samisakenya. Sampai-sampai orang yang jualan kopi menanyakan Wali Kota Bengkulu, kemana dia,” ujar Melyansori.

Begitu kagetnya, Angota DPRD Kota Bengkulu, Kusmito kemudian meredai amarah Melyansori. Dengan nada yang keras, ia kemudian meminta agar rapat tersebut dilakukan dengan kepala dingin.

“Kita bicarakan ini dengan baik-baik, jagan pakai emosi,” ujar Angota DPRD Kota Bengkulu dari Fraksi Partai amat Nasional (PAN).

Kemudian Meliansori langsung melanjutkan pembicaraanya, ia mengatakan awal mula Wali Kota Bengkulu menghilang mulai dari pekara dugaan korupsi Bantuan Sosial Kota Bengkulu. Sehingga, beberapa bulan ia ditetapkan sebagai tersangka, wali Kota Bengkulu, Helmi Hasan menghilang.

Lalu dilanjutkan dengan pekara Kantor Wali Kota Bengkulu yang dibangun di Bentiring, yang saat ini kontraktor Kantor Wali Kota Bengkulu tersebut menggugat perdata.

“Apakah kasus ini wali Kota yang ikut serta digugat apakah intansinya saja, saya kurang tahu. Tapi sampai saat ini ia menghilang, kalau memang ada masalah jangan menghindar,” ujarnya.(dex)