U

U

kupasbengkulu.com, Bengkulu – Maskapai penerbangan Batik Air yang merupakan anak perusahaan dari Lion Group, secara resmi melayani penerbangan dari Bengkulu-Jakarta dan sebaliknya.

Batik Air saat ini merupakan penerbangan pertama dari Bandara Fatmawati Soekarno ke Halim Perdanakusuma, sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan penerbangan.

“Batik Air merupakan layanan penerbangan premium yang saat ini memiliki On Time Performance (OTP) setinggi 93,17 persen. Kami akan terus membuka rute-rute baru baik domestik maupun internasional dan juga meningkatkan kualitas pelayanan kami terhadap penumpang,” ujar Direktur Utama Batik Air, Kapten Achmad Luthfi, Rabu (23/09/2015).

Luthfi mengatakan saat ini Batik Air telah memiliki 30 unit pesawat, terdiri dari 14 unit Boeing 737-800, 6 unit Boeing 737-900ER, dan 10 Airbus A320 CEO. Sampai dengan akhir tahun 2015 Batik Air akan menambah jumlah armadanya sebanyak 3 unit. Sedangkan di tahun 2016 Batik Air juga akan kedatangan penambahan pesawat sebanyak 13 unit.

Tidak hanya itu, Luthfi menambahkan armada Batik Air dilengkapi dengan Inflight Entertainment System yang menggunakan teknologi touch screen yang membuat para penumpang dapat menikmati hiburan seperti film hollywood, film lokal, games, serta mendengarkan musik sepanjang perjalanan guna memberikan kenyamanan lebih bagi penumpang.

“Salah satu kemudahan yang ditawarkan oleh Batik Air adalah para penumpang dapat melanjutkan perjalanan ke berbagai tujuan dengan maskapai Lion Group lainnya, yakni Lion Air dan Wings Air,” tambahnya.

Sementara itu Gubernur Bengkulu, Junaidi Hamsyah mengatakan meskipun tak sesuai rencana awal, namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat.

Awalnya direncanakan Batik Air dapat menyediakan penerbangan langsung dari Bengkulu-Bandung dan sebaliknya, namun karena terkendala perluasan bandara di Jawa Barat sehingga diputuskan untuk menyediakan penerbangan Bengkulu-Jakarta dan sebaliknya saja.

Meskipun demikian Batik Air menyediakan layanan penerbangan yang berbeda dari yang lainnya, yakni menuju Bandara Halim Perdanakusuma. Selain itu menurutnya pilihan jam terbangnya cukup baik.

“Rencana semula memang penerbangan Bengkulu-Bandung, namun karena ada kendala perluasan bandara di sana, maka dipilih penerbangan Bengkulu-Jakarta. Namun kita tetap jajaki penerbangan Bengkulu-Bandung yang jadi kebutuhan kita bersama,” katanya.

“Saya berharap hadirnya Batik Air dapat mempermudah masyarakat dan memperlancar roda perekonomian di Provinsi Bengkulu,” demikian Junaidi. (val)