kupasbengkulu.com – Tahun 2016 ini Provinsi Bengkulu mendapatkan bantuan benih padi Hazton dari pemerintah pusat untuk lahan seluas 100 hektare. Kepala Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu, Evarini, mengatakan pihaknya sedang menunggu kesiapan dari setiap kabupaten/ kota untuk kesanggupan pengembangan tanaman tersebut.

“Pengembangan padi Hazton ini mulai digalakkan lagi di Bengkulu dengan harapan dapat meningkatkan produksi padi kita. Dahulu ini memang sudah pernah dilakukan, namun tidak dilanjutkan. Namun sekarang kita berkomitmen untuk swasembada padi,” ujar Evarini.

Dia mengatakan penanaman padi Hazton ini sedikit berbeda dengan jenis padi pada umumnya. Benih padi yang ditanam usianya terbilang matang, kurang lebih sekitar 30 hari dan ditanam dengan anakan yang banyak sehingga produksinya lebih cepat.

Selain itu dibutuhkan benih sekitar 100 kilogram per hektare, berbeda dari biasanya yang hanya membutuhkan benih sekitar 25 kilogram per hektarenya. Namun keberhasilan padi Hazton ini sudah dibuktikan di banyak daerah yang menerapkan metode ini lebih dahulu.

“Memang benih yang dibutuhkan lebih banyak. Tapi sudah terbukti hasil produksinya lebih baik dan yang terpenting tahan hama wereng. Ini akan kita coba dan berharap hasilnya pun memuaskan,” tandasnya. (val)