Kepala Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu, Evarini

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu, Evarini

kupasbengkulu.com – Tahun 2016 ini, Provinsi Bengkulu mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat untuk cetak sawah seluas 2.250 hektare. Hal ini seperti diungkapkan Kepala Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu, Evarini. Dia mengatakan bantuan tersebut akan direalisasikan di Kabupaten Bengkulu Tengah seluas 250 hektare, Bengkulu Selatan 700 hektare, Seluma 600 hektare, Kaur 200 hektare, dan Rejang Lebong 500 hektare.

“Bantuan cetak sawah seluas 2.250 hektare tersebut akan dikerjakan di beberapa kabupaten. Namun ada sedikit perubahan seperti di Bengkulu Selatan menjadi 200 hektare, ditambah Mukomuko 1.000 hektare, dan Bengkulu Utara 250 hektare. Sedangkan untuk Seluma dan Rejang Lebong belum dipastikan, antara 100-200 hektare,” ujar Evarini, Selasa (12/01/2016).

Dia mengatakan cetak sawah baru ini merupakan bekas sawah yang sudah tidak dikerjakan/ ditinggalkan selama lebih dari 10 tahun. Adapun penerima bantuan adalah kelompok tani maupun gabungan kelompok tani (Gapoktan) yang sudah terdaftar dan disahkan oleh badan penyuluhan, yang mana sebelumnya sudah mendapatkan rekomendasi dari Kepala Desa setempat, Kepala Dinas Kabupaten dan Provinsi, serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Dana yang dianggarkan Rp 16 juta untuk setiap hektare-nya. Satu kelompok tani minimal 15 orang, sedangkan satu Gapoktan berisi 3-5 kelompok tani,” ujarnya.

Dia menambahkan di tahun 2015 lalu Provinsi Bengkulu tidak mendapatkan bantuan cetak sawah. Namun di tahun ini dari 18 provinsi, Bengkulu salah satunya dipercaya mendapat bantuan cetak sawah.

Sementara, untuk bantuan irigasi dengan anggaran Rp 1,6 juta per hektare, dari pemerintah pusat Kabupaten Bengkulu Selatan mendapat bantuan 600 hektare, Lebong 1.000 hektare, Mukomuko 2.000 hektare, Bengkulu Utara 400 hektare, dan Seluma 1.000 hektare.

Sedangkan untuk pengembangan irigasi perpipaan, ada bantuan sebanyak 23 unit, dengan anggaran Rp 80 juta per unit. Kabupaten Bengkulu Selatan mendapat bantuan 4 unit, Bengkulu Tengah 4 unit, Seluma 3 unit, Bengkulu Utara 4 unit, Kaur 3 unit, Lebong 2 unit, dan Rejang Lebong 3 unit.

“Kita tinggal menunggu kesiapan dari dinas kabupaten untuk mengirimkan data agar segera dilakukan evaluasi,” tandasnya. (val)