Ilustrasi/beras

Ilustrasi/beras

 

Bengkulu, kupasbengkulu.com – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Amin Kurnia mengatakan, dampak dari kandungan Kadmium (Cd) tujuh kali lipat di atas ambang bahaya didalam beras seginim bagi kesehatan, dapat memicu penyakit kanker bagi masyarakat yang mengkonsumsinya.

“Kalau memang benar mengandung zat berbahaya ini, jelas dampaknya adalah penyakit kanker, sebagaimana kosmetik yang mengandung merkuri dapat menyebabkan dampak negatif. Apabila ini dikonsumsi dalam jumlah yang banyak dan waktu yang lama bisa sangat berbahaya bagi kesehatan,” terang Amin Kurnia, Rabu (16/03/2016).

Kendati demikian lanjut Amin, ada baiknya perlu dilakukan penelitian ulang yang tidak hanya dilakukan di laboratorium sertifikasi Surabaya saja, tapi di laboratorium lain termasuk laboratorium milik BPOM Bengkulu.

“Termasuk BPOM ini sangat punya kewenangan untuk melakukan pemeriksaan ulang karena siapa tahu terjadi kesalahan. Kalau memang terbukti mengandung zat berbahaya, pemerintah harus ambil langkah strategis untuk menghentikan dulu penjualan beras Seginim dan melakukan perbaikan serta pembinaan,” kata Amin lagi.

Sebagaimana diketahui beberapa waktu yang lalu Badan Ketahanan Pangan (BKP) Provinsi Bengkulu kembali mengirimkan sample beras Seginim ke laboratorium sertifikasi Surabaya untuk dilakukan penelitian ulang. Hal ini dilakukan karena dari delapan item kandungan zat yang dikaji untuk beras Seginim semuanya menyatakan hasil yang bagus, kecuali kadar Cd yang tujuh kali lipat di atas ambang bahaya, yakni mencapai 0.365, padahal kandungan Cd yang diperbolehkan hanya 0.050. tersebut.

Adapun kesembilan kandungan zat yang dikaji pada laboratorium Surabaya tersebut diantaranya, Bentazone (MRL 0.1; RL 0.0010; Result ND), Carbaryl (MRL 5; RL 0.010; Result ND), Carbendazim (MRL 2; RL 0.010; Result ND), Chlorpyrifos (MRL 0.5; RL 0.010; Result ND), Fipronil (MRL 0.01; RL 0.002; Result ND), Imidacloprid (MRL 0.1; RL 0.010; Result ND), Residual Chlorine (MRL-; RL 1.00; Result ND), Cadmium (MRL-;RL 0.050; Result 0.365), Lead (Pb) (MRL -; 0.100; Result ND). (val)