ben

Bengkulu, Kupasbengkulu.com– Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Bengkulu memberikan video edukasi bagi para Netizen, terkait kinerja Polda Bengkulu.

Video yang telah diunggah ke Youtube ini, memberikan penjelasan terkait kinerja Polda Bengkulu dalam menangani keamanan di Bengkulu. Kabid Humas Polda Bengkulu AKBP Sudarno mewakili Kapolda Bengkulu Brigen Pol M Ghufron mengatakan, video yang spesial untuk para Netizen ini, untuk memberikan efikasi bagi masyarakat Provinsi Bengkulu.

Diharapkan, dengan video tersebut, masyarakat dapat mengambil pelajaran, khususnya Polda Bengkulu, siap memberikan pelayanan keamanan terhadap masyarakat Bengkulu.

“Di video itu kan kita lihat, bagaimana Polri Bengkulu memberikan pelayanan keamanan kepada masyarakat. Dari pengamanan lalu lintas hingga keamanan membaur di daerah masyarakat sendiri,” jelas AKBP Sudarno via handphone selularnya.

Video dengan bertajuk “Polda Bengkulu: Fenomena Pegasus Gank (Selfie Dijalan)” berceritakan tentang trend pemuda saat ini yang senang berfoto “Selfie” dijalanan. Video berdurasi 2.55 detik ini, memberikan pembelajaran tentang bahayanya berpoto selfie ditengah jalan raya.

Bukan Pencitraan

Selain itu, video yang bertajuk “Polda Bengkulu: Bela Diri Polri”, ini berceritakan tentang tangkasnya para bela diri Polri Bengkulu. Dalam video ini menggambarkan tentang salah satu IRT (Ibu Rumah Tangga) yang enggan mengikuti saran dari salah satu Polwan Lantas, dengan pangkat Bripda, untuk memakai pengaman kendaraan.

Polwan tersebut menyarankan, untuk tidak lalai menjaga barang seperti tas saat berkendara di jalan raya. Akibatnya, Ibu Rumah Tangga itu dipertengahan jalan menuju kerumah, dirampok oleh beberapa bandit. Untung saat itu para Patroli Polisi melintas dan menghubungi para Tim Sabara Polri.

Untuk Video “Polda Bengkulu : Fenomena Pegasus Gank (Selfie Dijalan)” dapat dilihat di link situs https://www.youtube.com/watch?v=TpBZ3CYl4wQ. Untuk video “Polda Bengkulu : Bela Diri Polri” dapat dilihat di link situs https://www.youtube.com/watch?v=3HkvD5Ze270.

“Semuanya itu bukan pencitraan, tapi video yang diunggah di youtube itu sebagai edukasi untuk masyarakat. Semoga dengan video ini masyarakat mendapatkan gambaran agar metahu aturan-aturan berlaku, karena negeri ini mempunyai aturan,” papar Sudarno, Sabtu (05/03).

Penulis: Ronal Utama