Pengunjung melihat koleksi buku milik Bung Karno

Pengunjung melihat koleksi buku milik Bung Karno

Bengkulu, kupasbengkulu.com – Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jambi melakukan studi konservasi pemeliharaan koleksi buku bacaan milik Bung Karno semasa ia diasingkan di Bengkulu.

“Kami membersihkannya per halaman bukan per buku, dengan cara direndam dengan zat kimia untuk menghilangkan jamur pada kertas buku tersebut,” kata Sri Mulyati, Ketua Kelompok Kerja Pemeliharaan BPCB, Jambi di Bengkulu, Jumat (21/5/2015).

Studi konservasi tersebut juga untuk mengetahui penyakit dalam buku, seperti kotoran buku, kehancuran buku, serta penyakit lainnya. Tindakan itu diharapkan bisa memperpanjang umur buku. Pihak BPCB tak menargetkan berapa ratus buku yang akan mereka bersihkan, namun studi tersebut berlangsung hingga 29 Mei 2015.

Sementara itu BPCB Jambi juga telah merampungkan studi untuk melakukan konservasi terhadap sepeda kuno milik Bung Karno semasa diasingkan di Bengkulu.

“Studinya telah dilakukan diperkirakan 2016, sepeda Bung Karno juga akan dilakukan kegiatan konservasi, mengingat harus hati-hati dalam pemilihan pendekatan apa yang harus dilakukan untuk sepeda tersebut,” tambah Sri Mulyati.

Selain memandikan buku di rumah milik Bung Karno sewaktu diasingkan di Bengkulu, BPCB juga melakukan perbaikan Benteng Marlborough.

“Ada beberapa kerusakan juda di benteng itu, dan kami perbaiki dengan tidak merubah bentuk, ukuran, warna dan desain,” demikian Sri Mulyati.(kps)