Buku karya para penulis dan sejarawan  terbitan tahun 2004

Buku karya para penulis dan sejarawan terbitan tahun 2004

Kupasbengkulu.com, Bengkulu – Mutasi dan rotasi Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu, dapat perbengaruh kurang baik bagi aset yang ada dilingkungan dinas. apa yang sudah di perbuat, akibatnya terlupakan sia-sia.

Setidaknya itu dialami Rudi Perdana, SE yang relatif baru menjabat Kadispar Provinsi. Saat ditemui dikantornya, Rabu (30/9), Rudi mengaku tidak tahu kalau Pemprov sempat menerbitkan sebuah buku yang berharga era Gubernur Bengkulu Hasan Zein, ditahun 2004 lalu.

Buku yang berjudul Bunga Rampai Melayu Bengkulu tersebut, tampaknya ‘Terpendam didalam gudang’ kantor. dalam buku tersebut tertulis karya anak negeri yang menulis tentang Negeri Bengkulu tempo doloe.

Menyikapi hal itu, Rudi akan mencari tahu keberadaan buku yang di terbitkan Dinas Pariwisata Provinsi tahun 2004 tersebut. Hanya saja, buku tersebut nantinya tidak untuk soevenir, tapi akan diperjual belikan. “Kalau untuk soevenir, siapa saja pasti mau, bagusnya dijual”, kata Rudi Perdana.

Tapi dalam moment Tabut yang dilaksanakan pada bulan Muharram tanggal 24 Oktober 2014 mendatang, dinasnya berencana juga akan menerbitkan buku tentang Tabot. penerbitan buku tersebut akan dilakukan kerja sama dengan Kerukunan Keluarga Tabot.

Tidak hanya itu kata Rudi, buku yang pernah diterbitkan seperti buku Bunga Rampai Melayu Bengkulu akan diperbanyak. Dirinya akan mencari buku yang disebutkan. Bila itu diangap bagus, maka akan diprogramkan untuk diperbanyak.(bb)