demo1

Bengkulu Tengah, kupasbengkulu.com – Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), Kabupaten Bengkulu Tengah Haulan Iswan merasa kesal dengan Bupati Bengkulu Tengah, Ferry Ramli yang tak pernah hadir saat pihaknya mengusulkan soal pengupahan di daerah itu.

“Rapat dengar pendapat antara SPSI dengan Pemda Bengkulu Tengah tak ada hasilnya, bupati tak pernah hadir dengan alasan dinas luar terus, tidak ada titik teranya,” kata Haulan, Selasa (29/12/2015).

Haulan Iswan, mngaaku menyesalkan sikap Pemda Bengkulu Tengah yang selalu molor dalam menentukan nilai UMK.

“Jangan salahkan jika buruh menggelar aksi atas keteledoran Pemd Bengkulu Tengah,” tegasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja, Bengkulu Tengah, Dahril, membenarkan jika hasil dengar pendapat tersebut belum menghasilkan keputusan karena keputusan soal UMK ada di tangan bupati.

Menurut dia permintan SPSI agar UMK dinaikkan kisaran Rp 1.850.000 hingga Rp 2.000.000 belum bisa ditetapkan karena belum ada survei yang dilakukan sebagai rujukan penetapan UMK.(adk)