Illustrasi, sumber foto: http://pontianak.tribunnews.com/

Illustrasi, sumber foto: http://pontianak.tribunnews.com/

Kepahiang, kupasbengkulu.com – Niat baik dalam menyelesaikan konflik rumah tangga, memang tidak selalu berjalan mulus atau sesuai dengan yang diharapkan. Itu dibuktikan oleh Nangcik (53) warga Padang Lekat, Kecamatan Kepahiang, yang nyaris tewas dikeroyok dan dibacok oleh keluarga besannya di Desa Batu Bandung, pada Rabu malam (22/10/2014) kemarin.

Data terhimpun, pengeroyokan yang nyaris saja merenggut korban jiwa ini, bermula dari kedatangan korban ke rumah besannya, Sahril, sekitar pukul 19.36 WIB. Tujuannya tidak lain, untuk menyelesaikan keributan rumah tangga antara putranya dengan si putri pelaku. Sayangnya, niat baik tersebut berujung dengan cek cok mulut hingga pengeroyokan dan pembacokkan oleh Sahril dan ketiga putranya yang masing masing bernama, Topik, Mang dan Tris.

” TKP pengeroyokan di rumah pelaku atau besannya korban. Mungkin pengeroyokan itu terjadi, dikarenakan oleh selisih paham antara korban dan pelaku,” terang Kapolres Kepahiang AKBP Sudarno, melalui Kabag Ops AKP Rudy S, Kamis (23/10/2014).

Atas peristiwa pengeroyokan itu, korban yang sekarang ini masih dirawat di Rumah Sakit yang ada di Kepahiang, mengalami luka robek dilengan kiri.

Sedangkan, keempat pelaku diketahui telah menghilang dari kediaman mereka. Tepatnya keempat pelaku itu diketahui menghilang, disaat akan diamankan pihak kepolisian.

“Soal keberadaan pelaku ini sudah kami koordinasikan ke kades dan tokoh masyarakat setempat. Harapan kami, mereka (Pelaku,red) dapat segera menyerahkan diri,” kata Rudy.(cr11)