Rejang Lebong, kupasbengkulu.com – Sebelumnya, Bupati Rejang Lebong, Suherman menyatakan, kekecewaannya pada anggota DPRD Rejang Lebong, lantaran tidak ada yang datang ketika pelantikan PPK dan PPS. Menurut Suherman, tindakan tersebut sama saja dengan tidak menghargai pesta demokrasi.

(Baca juga : Suherman : Saya kecewa dengan DPR dan Parpol)

Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Nasional Demokrat (Nasdem) DPRD Rejang Lebong, Irawan Effendi menyatakan, telah terjadi misskomunikasi. Menurut Irawan, undangan yang ditujukan pada mereka hanya tertinggal di bagian umum, dan tidak sampai pada mereka.

Seharusnya, lanjut Iraawan, bentuk undangan berbentuk tembusan. Dengan begitu, tidak perlu ada undangan yang pribadi, sedangkan paara anggota dewan bisa tahu dengan undangan tersebut.

Selanjutnya, terkait dituding tidak menghargai pesta demokrasi, Irawan menyatakan hal tersebut sangat tidak tepat. Karena, lanjutnya, pada saat bersamaan, Ketua dewan sedang melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) keluar daerah, sedangkan para anggota yang lain sedang melakukan rapat Pansus Pilkada yang juga ditujukan untuk pesta demokrasi.

“Malahan, unsur pimpinan yang lain sedang berada di ruang rapat Bupati, dalam hal rapat tentang pengelolaan PAD, hal tersebut juga karena undangan dari eksekutif,” lanjut Irawan.

Menurutnya, kedepannya, perlu dijalin komunikasi yang lebih baik antara kedua belah pihakagar tidak ada lagi kesalah pahaman.

“Bila undangan dari mitra komisi, maka langsung saja naikkan, juga dibuat tebusan kepada siapa surat itu ditujukan,” pungkas Irawan.(vai)