illustrasi KTP

illustrasi KTP

kupasbengkulu.com, Rejang Lebong – KTP Dukungan minimal 22.844 yang diterapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rejang Lebong memang sudah dilewati oleh pasangan calon bupati/wabup jalur independen di Rejang Lebong.

Namun, menurut Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Rejang Lebong, Santoso, pemilik KTP, terutama KTP-el di Rejang lebong baru mencapai 124.000 orang. Oleh sebab itu, sangat besar kemungkinan ada KTP dukungan ganda, bahkan lebih dari dua untuk calon bupati lewat jalur independen tersebut.

Data terhimpun, pasangan Anom Chan- Jhoni Tan menyatakan diri memiliki 31.523 dukungan, pasangan Arullah-Heri Purwanto menyatakan punya 36.800 dukungan, Mardiono-Matseri mengklaim dukungan sebanyak 30.955, Syafik-Sutisna 28.080, dan Hijazi-Iqbal Bastari mengklaim dukungan sebanyak 28.001.

Berarti, ditotalkan ada sebanyak 155.359 KTP dukungan yang diberikan pada kelima pasangan calon.

“Padahal, sampai saat ini, penduduk Rejang lebong yang tercatat memiliki KTP-El baru 124.000, ada selisih sebanyak 31.359 KTP,”ungkap Santoso.

Belum lagi, lanjut Santoso, dari 124.000 orang tersebut diantaranya adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI, Polri dan pegawai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Golongan tersebut, lanjut Santoso, meski memiliki hak suara atau hak memilih, tapi tidak diperbolehkan memberikan dukungan berbentuk foto copy KTP.

Jumlahnya cukup besar, bila dihitung seluruh Rejang Lebong jumlahnya diatas 6500 orang. Anggap saja baru tiga perempat dari mereka yang memiliki KTP, maka masih berjumlah sekitar 4875 KTP.

Dengan demikian, jumlah KTP dukungan yang tersebar di Rejang Lebong diperkirakan sebesar 119.125 KTP. Dengan demikian, sangat besar kemungkinan adanya KTP dukungan ganda yang jumlahnya lebih dari ribuan KTP.

“Untuk menentukan itu, KPU Rejang Lebong melakukan verifikasi oleh PPS, sehingga bisa kita lihat berapa jumlah dukungan yang riil,”lanjut Santoso.

Ia menambahkan, dengan analisa sederhana semacam itu, besar kemungkinan ada calon independen yang gagal maju ke tahapan selanjutnya. (vai)