Empat remaja nyaris hanyut di Bendungan Seluma, tertambat di pohon Kelapa Sawit.

Empat remaja nyaris hanyut di Bendungan Seluma, tertambat di pohon Kelapa Sawit.

Bengkulu Selatan, Kupasbengkulu.com– Empat  warga Lubuk Sirih Hulu hanyut  terbawa arus saat asik selfi ria di Bendungan Sungai Babatan, Desa Babatan Kecamatan  Seginim , pada MInggu sore, sekira  pukul 16:20 WIB (28/02/2016).

Kisah  tragis ini  bermula pada Minggu siang,  pukul 13:00 WIB,  ER (15) pelajar,  Al (16) pelajar,  Li (15) pelajar, Op (21) Mahasiswa  sedang berkumpul dirumah Op.  Saat itulah mereka akan pergi  jalan- jalan ke Bendungan Babatan, Seginim, seperti rencana sebelumnya.

Dengan mengunakan dua  sepeda motor mereka pergi. Sebelum berselfi ria di lokasi, mereka sempat  kenalan dengan  pria tampan, Gu(23) dan Na(25) warga Pasar Baru.

Selang berapa lama, ke- 4 remaja itu akhirnya  turun ke tengah bendungan untuk selfi . Memang saat itu kondisi air bendungan lagi surut , berfoto  makin ketengah, dibawah lereng bendungan.

Naas, mendadak air bendungan membesar.  Dengan panik, mereka berusaha meminggir,  namun arus sangat deras.  Mujur dalam hanyutnya mereka tersangkut di pohon kelapa sawit  dan  bertahan  ditengah derasnya arus.  Cemas,  Al, Li dan Er pingsan kecuali OP .

Gu dan Na yang saat itu masih dilokasi , sembari mengamati kenalan barunya itu,  bergegas  berteriak meminta tolong ke warga  yang  ada disekitar bendungan. Beraramai- ramai warga membantu dan diboyong ke Pukesmas setempat.

Menurut  Deri (27) warga Seginim yang kebetulan melihat  menuturkan, “Saat itu air membesar, karena di hulu bendungan turun hujan deras. Untung saja ada bekas batang sawit ditengah bendungan,  Kalau tidak mereka sudah tewas.” ujarnya.(ade)