Beranda HUKUM DAN PERISTIWA Gara-gara Dompet, Anak Tukang Rumput Kena Bacok

Gara-gara Dompet, Anak Tukang Rumput Kena Bacok

0
Tampak korban pembacokan, Nopwedar Jaya Saputra (19) melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Mapolsek Selebar, Sabtu (10/05/2014) (Foto : Dodi Irawan)
Tampak korban pembacokan, Nopwedar Jaya Saputra (19) melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Mapolsek Selebar, Sabtu (10/05/2014) (Foto : Dodi Irawan)
Tampak korban pembacokan, Nopwedar Jaya Saputra (19) melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Mapolsek Selebar, Sabtu (10/05/2014) (Foto : Dodi Irawan)

kupasbengkulu.com – Malang nasib Nopwedar Jaya Saputra (19), anak tukang rumput yang tinggal di Jalan Serawai Rt 12 RW 14, Kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu. Gara-gara ingin membantu temannya yang kehilangan dompet, malah dirinya mendapatkan luka bacokan pada tangan kanannya.

Peristiwa yang dialami korban ini terjadi, Jumat (09/05/2014), di Jalan STQ, Kelurahan Sumber Dewa, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu. Sebelum kejadian, korban bersama rekannya Indra datang ke resepsi pernikahan temannya di Kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu.

Naasnya, begitu pulang dompet Indra diduga hilang di lokasi pesta tersebut. Kebetulan, salah satu pelaku berada di tempat itu, sialnya lagi, saat kembali korban dan rekannya tidak menemukan dompetnya.

“Saya kebetulan kenal dengan pelaku, jadi saya datang dengan kakak saya ke tempatnya di STQ hendak menanyakan dompet tersebut baik-baik,” kata Nopdewar.

Tapi rupanya kedatangan ia dan kakaknya bernama Iki (23) bukan disambut dengan baik, pelaku yang berjumlah sekitar 15 orang, langsung melakukan pengeroyokan dengan menggunakan balok. Melihat korban melawan, salah satu dari pelaku mengeluarkan pisau daging.

“Dia hendak membacok kepala saya, tapi saya tangkis dengan tangan kanan, hingga robek sampai ke tulang,” bebernya.

Merasa kalah orang, korban bersama kakaknya langsung melarikan diri.

“Saya bersembunyi di gedung STQ di lantai 2 beberapa saat, setelah melihat ada orang lewat saya minta tolong untuk mengantar saya ke RSUD M Yunus ” tuturnya.

Korban yang merasa nyawanya terancam dan telah menjadi korban pengeroyokan ini. Akhirnya melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Mapolsek Selebar untuk mendapatkan perlindungan hukum.

“Pelaku melaporkan kejadian baru hari ini (10/5/2014) masih dalam penyelidikan kami,” kata Kapolres Bengkulu AKBP Iksantyo Bagus Pramono SH MH, melalui Kapolsek Selebar Kompol Banyu Ernih, SH.(cr3)