heliii

Gubernur Bengkulu, Danrem dan Kapolda Bengkulu memantau kondisi Kota Bengkulu lewat udara dengan menggunakan helikopter MIE milik TNI, Selasa (25/11/2014).

Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Menyambut kedatangan Presiden RI, Joko Widodo, Selasa (25/11/2014) petang di Bumi Rafflesia.

Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah, Danrem 041/Gamas Kolonel Inf. Achmad Sudarsono dan Kapolda Bengkulu Brigjen. Pol. Brigjen Pol, M. Gufron, melakukan pemantaun kondisi dan situasi Kota Bengkulu melalui jalur udara, Selasa (25/11/2014) sekitar pukul 09.06 WIB.

Pemantauan udara itu, dilakukan dari Bandara Fatmawati Bengkulu dengan menggunakan satu unit helikopter MIE buatan Rusia milik TNI. Dalam pemantauan yang dilakukan, gubernur, danrem dan kapolda, berkeliling diatas udara melihat secara langsung kondisi dan situasi Kota Bengkulu.

Tidak hanya itu, helikopter MIE itu juga sempat mencoba mendarat di tiga titik. Seperti, dalam stadion Kota Bengkulu, Mess Pemda dan lapangan Sepak Bola obyek wisata Pantai Panjang.

Hanya saja, saat ingin mendarat di lapangan sepak bola. Tidak mendapatkan izin, lantaran dekat dengan rumah penduduk, yang dikhawatirkan menerbangkan atap rumah penduduk sekitar. Sehingga pendaratan tidak jadi dilakukan.

Dikatakan Junaidi, percobaan pendaratan ditiga titik tersebut, sebagai langkah antisipasi kemungkinan terburuk yang akan terjadi saat kedatangan Presiden RI.

”Kita memantau kondisi Bengkulu lewat udara, menggunakan helikopter TNI,” kata Junaidi, saat dihubungi via telepon genggamnya, Selasa (25/11/2014).(gie)

udarabengkulu

Pantau udara Kota Bengkulu, Selasa (25/11/2014) pagi.