Setor PAD

Sujono

Bengkulu, kupasbengkulu.com – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Bengkulu masih dalam kategori sehat cuma satu yaitu Bank Bengkulu.

Dari beberapa BUMD yang memberikan sumbangan dalam bentuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) hanya Bank Bengkulu, hal tersebut dikatakan Sujono saat ditemui kupasbengkulu.com, Senin (28/03/2016) di kantornya.

“BUMD ini dikategorikan sehat dinilai dari progres dan perkembangan aset. Sejauh ini yang kita lihat dua BUMD yang masuk dalam kategori tidak sehat diantaranya PT Bengkulu Mandiri dan PT Bimex. Dua perusahaan ini belum pernah menyumbang PAD, padahal dana yang di anggarkan pada tahun sebelumnya sangat besar,”ungkapnya.

Tahun 2011 kata Sujono, dikucurkan dana sebesar Rp 3 miliar untuk PT. Bimex. Begitu juga dengan PT Bengkulu Mandiri.

Seharusnya, sambung Sujono, dua BUMD ini harus ada progres dalam pengembangan usaha agar menghasilkan keuntungan dan berkontribusi untuk daerah, tetapi sampai dengan saat ini dua BUMD tersebut masih stagnan

“Berapa kali dianggarkan BUMD ini selalu merugi, harusnya jika memang perusahaan sehat ada keuntungan, ini namanya membebankan daerah bukan membantu daerah,”kata politisi PKS. (krn)