Penganugerahan "Tangguh Award" kategori website terbaik diserahkan Asisten II, Provinsi Bengkulu, Edy waluyo

Penganugerahan “Tangguh Award” kategori website terbaik diserahkan Asisten II, Provinsi Bengkulu, Edy waluyo

kupasbengkulu.com – Penghargaan “Tangguh Award” pemberian penganugerahan kepada instansi, individu yang peka dan memiliki kepedulain terhadap kebencanaan diberikan oleh  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam rangkaian bulan risiko bencana nasional di Bengkulu, Senin (13/10/2014).

Dalam penghargaan itu Kompas TV menyabet penganugerahan kategori film dokumenter terbaik, Citra Leka Birawa dalam “Tangguh Award” yang diselenggarakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam rangkaian bulan risiko bencana nasional di Bengkulu, Senin (13/10/2014).

Kategori film dokumenter juara I dimenangkan oleh jurnalis kompas tv dengan judul “Merapi Tak Pernah Ingkar Janji” karya Arien, diposisi II “Mereguk Renjana di Timur Flores” karya Hermanto. Juara III “Mimpi Buruk Jakarta karya Harfin Naqsyahbandiyah.

Sedangkan untuk naskah jurnalistik, tulisan jurnalis kompas cetak, Hendrio Widy, berjudul “Desa Tangguh” terpilih sebagai juara I, menyusul karya jurnalis Kompas cetak atas nama A.Arif berjudul “Letusan Sinabung Bencana Diatas Bencana”. Diposisi III Tulisan berjudul “Sampai Kapan Mandi Air Lumpur” karya jurnalis Harian Surya, Eben Heizer Panca.

Selain itu BNPB juga memberikan beberapa penghargaan lain berupa website BPBD tingkat provinsi dan kabupaten terbaik. Website tingkat provinsi dimenangkan oleh Jawa Tengah, menyusul DKI Jakarta dan Bali di posisi ketiga.

Website BPBD terbaik tingkat kabupaten yakni, Bekasi diurutan pertama, Menyusul Kabupaten Luwu Timur dan Denpasar.

Untuk kategori media massa yang respon cepat, akurat terhadap bencana yakni kantor berita ANTARA, Koran Sindo, dan Elshinta.

Terpilih juga tokoh inspiratif yakni, Irjen Pol. Condrokirono atas dedikasinya saat penanganan kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau. Menyusul Ngrasi seorang camat dari Ngancar, Kabupaten Kediri saat evakuasi bencana Gungun Kelud, Pendeta Agustinus Purba dedikasi dalam menangani pengungsi Gunung Sinabung dak Suprapto pengelola radio komunitas Kelud FM.

Sedangkan kategori fotografi dimenangkan oleh Koran Jakarta, dan Koran Sindo.

Pusat Data dan Humas BNPB, Soetopo Purwonugroho meneyebutkan penghargaan ini deiberikan kepada instansi, individu yang dianggap berdedikasi tinggi terhadap kebencanaan.

“Para peraih penghargaan tersebut diseleksis ecara ketat oleh juri yang kompeten dan profesional dibidangnya, tahun depan kami beraharap lebih banyak lagi peserta yang ikut,” demikian Soetopo. (kps)