Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Menjelang bulan suci Ramdhan, Dinas Perdagangan Industri dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bengkulu melakukan sidak di beberapa sentra pasar.

Sidak dan pengecekan makanan ini dilakukan pada Kamis (11/06/2015) siang bersama dengan Balai Obat dan Makanan (BPOM) diberbagai industri pedagangan makanan di Kota Bengkulu.

Pertama kali mereka melakukan pengecekan di EL Jhon di Kelurahan Pagar Dewa Kota Bengkulu, mualai dari stok barang dagangan mulai dari makanan hingga kebutuhan lainnya dicek satu persatu. Tak hanya itu, barang yang dipajang dan dijual dijejerkan juga tak luput dari pengecekan mereka. Namun dari hasil pengecekan tersebut, mereka tak menemukan hasil, hanya saja tempat penyimpanan diterjen dan sabun tak beraturan.

Kemudian sidak ini beranjut ke Pusat Kota Bengkulu, Suprapto. Satu persatu tempat berjualan makanan ringan langsung dimasuki. Namun tak satupu yang menjadi temuan mereka.

Menurut Kadis Disperindak Kota Bengkulu, Erwan Safrial menjelaskan sidak ini dilakukan dalam rangka untuk menyambut bulan suci ramadhan. Sehingga untuk mengantipasi dan memenuhi rasa nyaman makan pihaknya melakukan pengecekan barang dagangan yang berbahaya seperti sudah kadarluarsa dan tak ber SNI.

“Ini dilakukan atas dasar menyambut bulan suci ramdhan guna menciptakan rasa nyaman untuk masyarakat. Kalau memang tidak layak maka kita akan tarik dan apabila menemukan bahan yang diduga berbahaya maka kita akan lakukan pengecekan bekerja sama dengan Dinkes dan BPOM untuk melakukan penelitian dahulu. Kalau memang berbahaya maka kita sita semua,” jelas Erwan.

Sementara saat ditanyai masalah peletakan persediaan barang dagang, Erwan menjelaskan agar pedagang bisa menyimpan barang tersebut dengan secara teratur dan bersih.

“Kalau stok barang itu wajibnya dipisahkan, seperti diterjen jangan dicampur dengan barang lainnya,” demikian Erwan.(dex)