Rumah Kades dibobol maling

Rumah Kades dibobol maling

Seluma, kupasbengkulu.com – Rumah Kepala Desa Kunduran Kecamatan Seluma Timur, Elmiatul Azmi digasak rampok selasa pagi Sekira pukul 03.31 WIB akibatnya uang tunai senilai Rp 80 juta yang diketahui merupakan Dana Desa (DD) raib dibawa kabur.

Informasi didapat, peristiwa tersebut terjadi saat korban bersama keluarga sedang tertidur pulas perampok yang membawa senpi langsung masuk dengan cara menjebol tembok bagian belakang rumah korban setalah masuk tiga pelaku langsung mencari korban di kamar Kades tidur bersama cucunya.

Satu pelaku yang menggunakan helm lansung menodongkan senjata api ke ibu kades sementara pelaku lainnya menodongkan pisau ke cucunya Zahra dan menanyakan tempat uang tersebut, kemudian lansung mengambil uang bantuan dana desa (DD) yang baru saja dicairkan lansung dibawa lari oleh ketiga pelaku. Sementara suami korban bagaikan dihipnotis tampa berbuat apa-apa saat peristiwa perampokan.

“saya tidak mau mengatakannya tapi setelah diancam dengan mengacukan senjata kekening saya dan pisau ke cucu saya barulah saya dipaksa dengan cara ditarik menuju kamar anak saya yang saat itu lagi kosong,”Cerita Kades dihadapan penyidik.

Dia mengatakan uang tunai yang baru saja dicairkan rencanannya hari ini akan dibayarkan pada pekerjaan pembangunan jalan didaerah itu, namun pasca perampokan itu pekerjaan ditunda sementara.

“Dua perampok menggunakan sebo dan satunya menggunakan helm, saya baru melihat wajahnya tapi kalau ketemu saya bisa mengenalinya,”ceritanya lagi.

Kapolres Seluma AKBP Joko Sadono didampingi Kasat Reskrim Iptu Ferry Putra Samudra mengatakan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa saksi pertama pencairan DD dan saksi yang pertama kali mendatangi rumah korban.

“Menindak lanjuti hal tersebut tim kami langsung turun kelapangan untuk melakukan olah TKP dan saat ini sedang memeriksa saksi,”Terang Ferry.

Peristiwa perampokan ini diduga terencana karena ketiga pelaku diduga mengetahui bahwa uang tunai tersebut baru saja dicairkan oleh kepala desa.

“Kita akan lihat dulu seperti apa hasil dari proses penyelidikan ini mengingat uang tersebut merupakan uang negara,”ujarnya.

Saat ini penyidik satreskrim Mapolres Seluma masih melakukan pemeriksaan saksi sementara ini barang bukti yang berhasil diamankan yaitu satu pasang sendal jepit.(cee)