Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol. Tatang Soemantri bernyanyi dalam acara HUT Lantas

Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol. Tatang Soemantri bernyanyi dalam acara HUT Lantas

kupasbengkulu.com – Kapolda Bengkulu Brigjend Pol Drs Tatang Somantri menyatakan pada angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Bengkulu pada tahun 2014 kian menurun hampir 50 persen dari tahun lalu. Namun, angka tersebut masih perlu diminimalisasi kembali, melihat angka Lakalantas hanya dihitung dari Januari Hingga Agustus 2014.

Pada tahun 2013 terhitung dari Januari hingga desember, angka lakalantas sebanyak 651 orang, meninggal dunia sebanyak 282 orang, luka berat 295 orang, luka ringan 703 orang. Maka dari kerugian materil sendiri dari lakalantas yang ada di Provinsi Bengkulu sebesar Rp 2,3 miliar.

Sedangkan pada tahun 2014, terhitung mulai dari Januari hingga Agustus 2014 korban lakalantas berjumlah 345, lakalantas meninggal 174 orang, luka berat 150 orang, luka ringan 366 orang. Maka dari kerugian materil mencapai Rp Β 1,222 miliar.

“Saya kira agak menurun angka kecelakaan lalu lintas, namun satu orang agak berat kalau bisa zero (nol,red),” kata kapolda bengkulu Brigjend Pol Drs Tatang Somantri MH.

Untuk mengatasi angka kecelakaan tersebut, Kapolda menyarankan agar pengenda mematuhi peraturan yang telah diterapkan oleh penegak hukum. Sehingga para pengendar bisa menyangi keselamtan orang lain dan keselamatan dirinya sendiri.

“Kalau sayang dengannnya nyawanya gunakan helm kurang kecepatan. Jangan mengendara dengan kecepatan 75 km hingga 100 km per jam, ini bisa membahanyakan diri sendiri dan keselamatan orang lain. Seharusnya pengendara tertib mematuhi rambu-rambu lalau lintas yang kita pasang,” ungkapnya.

Diingatkannya, kecelakan yang sering terjadi di Bengkulu memang diduga karena kondisi jalan yang ada di Bengkulu. tak hanya itu, letak geografis Bengkulu kurang mendukung untuk pegendara untuk melakukan kebut-kebutan.

“Persoalannyakan infrastruktur, seharusnya pemerintahan daerah Bengkulu banyak membangun jalan yang bagus atau yang pantas digunkan untuk pengemudi jalan. Dan penyebab kecelakan lainnya yakni Culture geografisnya kurang menguntungkan banyak belokan, banyak tikungan dan jurang-jurang itu yang perlu pengendar waspadai. Karena nyawa hanya satu,” jelasnya.(dex)