Mian

Bengkulu Utara, kupasbengkulu.com – Kegaduhan yang terjadi di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bengkulu Utara, Bupati yang baru Mian berjanji tidak akan tinggal diam dan akan mengambil langkah.

(Baca Juga :Tidak Saja LSM, Penegak Hukum Juga Pemicu Mundurnya Pejabat PU)

Dampak dari mundurnya sembilan orang pejabat di dinas ini menyebabkan anggaran senilai Rp220 miliar tidak akan terserap, dan dampaknya akan dirasakan oleh masyarakat langsung karena tidak adanya pembangunan.

Seperti lambannya dalam pengerjaan infrastruktur berupa jalan, jembatan dan gedung. Kegaduhan yang kian merebak, bahkan tidak menutup kemungkinan langkah yang dilakukan oleh Dinas PU akan diikuti oleh SKPD yang lain, jika tidak ada ketegasan dari pihak pemerintah daerah dalam menyikapi hal tersebut.

Bupati Bengkulu Utara, Mian mengatakan, sungguh paham dengan kondisi peralihan pemerintah yang baru, dan kegaduhan itu pasti ada.

Mian juga mengatakan, langkah yang segera dilakukan adalah dengan berkomunikasi dengan SKPD yang ada, terlebih dengan unsur Muspida. Intinya, pemerintah daerah tidak tinggal diam.

“Kita akan mencari jalan keluarnya. Berkoordinasi dengan pihak lain dengan catatan tetap berpedoman pada aturan yang berlaku,” demikian Mian.(jon)