Erna Sari Dewi 1

Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Polemik yang terjadi di pemerintah kota terkait belum cairnya anggaran 2016 berimbas luas, tidak hanya kegiatan yang mandek tetapi soal nasib tenaga honorer atau kontrak pemerintah kota yang belum menerima gaji selama dua bulan lebih.

“Pemerintah kota tolong selesaikan soal anggaran ini secepatnya mungkin dan secara baik,” ujar Ketua DPRD Kota Bengkulu, Erna Sari Dewi.

Dijelaskannya, terhambatnya pencairan dana di pemerintah kota karena ada miskomunikasi terkait dengan kewenangannya yang berada di DPPKAD.

Sementara itu, yang selalu terjadi di pemerintah kota adalah jika ada polemik dan berujung pengaduan ke dewan barulah akan cepat ditanggapi.

“Jangan sampai ada pengaduan dahulu baru akan diselesaikan, tolong cepat selesaikan masalah ini,” tegas Erna.

Belum selesainya polemik anggaran Ini sudah dipastikan akan mengurangi kinerja kerja disemua bidang apa lagi soal gaji tenaga honor atau kontrak baik yang ada di sekretariat kota maupun dewan dan di tiap-tiap SKPD akan mengalami hambatan kinerja pemerintah keseluruhan.

Sementara itu, dipihak lain anggota Banggar DPRD Kota Bengkulu, Hamsi mengatakan, pembahasan anggaran tahun 2016 yang didalamnya juga ada pengajuan tenaga kontrak sudah disahkan sejak tanggal 30 November 2015 yang lalu.

“Sampai saat ini serapan anggaran masih pemerintah kota masih nol persen,” tandasnya.(cr3)