Kupasbengkulu.com, Kota Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu melalui Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu, dalam waktu dekat bakal membagikan 100 ribu masker, guna  mengurangi dampak kabut asap yang menyelimuti Kota Bengkulu akhir-akhir ini.

Hal ini Asisten I Pemkot Bengkulu, Hilman Fuadi dalam Rakor, Selasa (27/10) di halaman Kantor Wali Kota Bengkulu.  Pemkot tidak tinggal diam dengan masalah yang menimpa Kota Bengkulu ini.

“Untuk mengatasi asap tersebut, kita perlu dengan kerja sama tim. Selain untuk mengatasinya, perlu untuk pencegahan dini,” kata Hilman Fuadi.

Badan Lingkungan Hidup kota Bengkulu menjadi leading sector untuk mengantisipasi kabut asap. Tergabung dalam tim tersebut, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan  Sekretariat kota Bengkulu melalui Bagian Umum dan Bagian Humas.

Asap Katagori Sedang

DariRakor terungkap, Posko monitoring BLH telah mendapatkan nilai indeks kabut asap yang melanda kota Bengkulu. Indeks saat ini masih dalam rentang 51-100, yakni 71. Rentang masuk dalam kategori Sedang. Pada tingkatan indeks ini, tingkat kualitas udara yang tidak berpengaruh pada kesehatan manusia ataupun hewan. Tapi berpengaruh pada tumbuhan yang sensitif dan nilai estetika.

Jika kategori udara tidak sehat masuk kedalam rentang 101 – 199. Dimana dalam rentang itu, tingkat kualitas udara yang bersifat merugikan bagi manusia atau hewan yang sensitif. Bisa  juga menimbulan kerusakan pada tumbuhan ataupun nilai estetika.

Pemkot melalui BPBD sudah menyiapkan 100 ribu masker bagi warga kota, dan Tim medis, jika ada warga terkena dampak kabut asap.

BLH kota Bengkulu akan terus memantau setiap hari kondisi cuaca dan kabut asap yang melanda kota Bengkulu. Pihak Dinas Kesehatan, kecamatan, kelurahan dan Puskesmas juga diminta untuk melakukan pantauan intensif terhadap keluhan masyarakat yang berkaitan dengan kabut asap. Tim ini pun sudah menyiapkan call center mengenai kabut asap di nomor, 081919277297.(dex)