Siswa SMK bermain kartu saat jam belajar diamankan Polsek Gading Cempaka

Siswa SMK bermain kartu saat jam belajar diamankan Polsek Gading Cempaka

Bengkulu, kupasbengkulu.com – Delapan orang siswa salah satu SMK di Kota Bengkulu diamankan pihak polsek Gading Cempaka Kota Bengkulu pada Selasa (11/08/2015) sekitar pukul 11.00 WIB lantaran kedapatan tengah main kartu remi pada saat jam pelajaran berlangsung.

Disampaikan pembina OSIS SMK tersebut, Mursalin saat ditemui di kantor Polsek Gading Cempaka, bahwa anak-anak ini akan dilakukan pembinaan dan akan dipanggil orang tuanya, kalau begini kami mohon dari pihak kepolisian kalau ada orang tua nya menjemput silahkan dilepas, kalau tidak ada orang tuanya ditahan saja disini.

“Di sekolah kami juga melakukan pembinaan lagi, orang tuanya kami panggil bahwa siswa tersebut keluyuran di jam pelajaran mangkal diwarung, semuanya itu siswa kita,” ujar Mursalin sekitar pukul 12.15 WIB

Mursalin melanjutkan bahwa pengawasan yang dilakukan oleh pihaknya sudah tergolong bagus bahkan pengaman sekolah sering melakukan penjagaan keliling kepada para siswa, namun diduga para pelajar ini berhasil meloncati pagar sekolah dan akhirnya dipergok saat tengah bermain kartu di salah satu warung manisan di depan BKD.

“Nanti dipanggil orang tuanya kita pembinaan lagi sama-sama membina dengan orang tuanya, kalau mau berubah kita pertahankan, kalau tidak mau berubah sikap selalu keluar dalam jam pelajaran lebih baik mengundurkan diri sajalah,” ucapnya saat ditanyakan terkait evaluasi pihak sekolah terhadap kejadian tersebut

Soal sanksi, lanjutnya, akan dipanggil orang tuanya melalui surat pemanggilan untuk datang kesekolah dan nanti kita rembukan bagaimana anak tersebut. Diketahui siswa yang diamankan itu ada kelas tiga, kelas satu dan kelas dua, lengkap. Inisialnya Z, NF, AH, RDP, HF, RN, WI, dan A.

Selain itu dikatakan Kapolsek Gading Cempaka AKP Farouk Oktora melalui Panit Bimas Ipda Suwardi, waktu nongkrong-nongkrong di warung mereka sedang main kartu remi, pada waktu kita patroli ditemukan anak sekolah langsung kita amankan dan kita laksanakan pembinaan di polsek Gading Cempaka.

“Tindakan selanjutnya setelah dilaksanakan dipolsek untuk dibina, anak-anak tersebut langsung diserahkan kepada pihak guru dan orang tua untuk dilaksanakan pembinaan,” kata Suwardi. (bii)