IMG_20151209_192243

kupasbengkulu.com, Rejang Lebong – Dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Curup sebanyak 499 jiwa, ternyata angka golput masih cukup tinggi yakni sekitar 101 DPT atau sekitar 20 persen dari jumlah seluruh DPT di tempat itu.

Hal itu didapat ketika kupasbengkulu.com memantau langsung jalannya pemungutan dan penghitungan suara di Lapas Kelas II A Curup, Rabu (9/12/2015).

Dikonfirmasi, Kasi Binadik Lapas Curup, Agung Hascahyo menyatakan bahwa kemungkinan terbesar adalah karena para pemilih tidak mengenal siapa calon pemimpin.

Hal itu dikarenakan adanya larangan keras dari pihak Lapas untuk para calon menggelar Kampanye didalam Lapas.

“Selain itu, bisa jadi juga karena mereka tidak peduli betapa pentingnya suara mereka untuk kemajuan daerah ini,” terang Agung.

Sementara itu, untuk hasil perolehan suara di Lapas atau TPS 2 Adirejo, pasangan calon (Paslon) Bupati/Wakil Bupati nomor urut 7, Hijazi – Iqbal Bastari unggul tipis atas Paslon cabup/cawabup nomor urut 3 Syamsul Effendi-Adnan dengan selisih 7 suara.

Paslon Hijazi-Iqbal meraih total 117 suara, menggungguli pasangan Syamsul-Adnan yang memperoleh suara 110. Sementara itu, pasangan Fatrolazi-Nurul Khairiyah menyusul dibelakangnya dengan perolehan suara sebanyak 69. Paslon nomor urut 4, Alrullah Jambak- Heri Purwanto mendapatkan suara sebanyak 59, Paslon Tugiman-Sudirman meraih suara sebanyak 10 suara.

Sedangkan Paslon Anom Chan-Joni Tan dan Paslon Jhon Ferianto-Bambang Arianto sama-sama memperoleh 6 suara.

“Untuk total suara yang tidak sah adalah 22 lembar untuk bupati,” jelasnya.

Untuk total warga binaan Lapas adalah 571 orang, dengan rincian 385 Narapidana dan 184 orang tahanan dan 2 warga tambahan. Sedangkan untuk total DPT adalah 499 orang. (vai)