Kaur, kupasbengkulu.com – Naas menimpa seorang bocah Yenteza (7) warga Desa Gunung Tiga 1 Kecamatan Semidang Gumay tewas tenggelam saat mandi di Sungai Kinal pada Senin (06/09/2015) pukul 16.30 wib. Korban ditemukan setelah satu jam kemudian yakni pukul 17.30 wib.

Kronologis kejadian korban bersama teman-temannya mandi disungai Kinal yang tidak jauh dari kediamannya. Sebelumnya korban dan teman-temannya memang sudah sering mandi disungai tersebut, dikarenakan musim kemarau dan air sumur kering.

Salah satu warga Rahmat (29) warga Desa Gunung Tiga mengatakan korban yang masih duduk di kelas 1 Sekolah Dasar (SD) Negeri 63 Kaur ini tidak hanya mandi bersama teman-temannya, namun juga bersama warga desa, karena musim kemarau seperti ini, semua warga turun kesungai untuk mandi dan mencuci pakaian.

Mandi disungai seperti ini dilakukan warga setiap hari, namun karena sudah terbiasa dan sibuk masing-masing warga tidak mengetahui jika salah satu dari anak-anak tersebut tenggelam disungai, dan baru diketahui oleh warga saat salah satu anak memberitahukan bahwa ada temannya yang tenggelam dan tidak muncul-muncul ke permukaan air, semua warga yang ada disungai ikut mencari.

“Karena musim kemarau, semua warga mandi disungai, namun tidak menyangka jika bakal kejadian seperti ini, korban tenggelam saat sedang mandi bersama teman-temannya, dan ditemukan sekitar jam setengah enam tadi,” ungkap salah satu warga Rahmat.

Melihat kejadian tersebut beberapa warga termasuk Kepala Desa Gunung Tiga 1 Suryanto (35) ikut mencari dan selam kedalam sungai, korban ditemukan oleh Suryanto didasar sungai setelah berulang-ulang kali diselami warga dengan kedalaman empat meter pukul 17.35 wib. Namun sayang saat ditemukan, korban tidak lagi bisa diselamatkan. (mty)