illustrasi masa orientasi siswa

illustrasi masa orientasi siswa

Bengkulu, kupasbengkulu.com – Pakar Ekonomi Prof Ujang Sumarwan mengatakan masa orientasi siswa dan mahasiswa akan lebih bermanfaat jika digunakan untuk promosi produk daerah.

“Setiap siswa bisa melalui kelompok atau perorangan ditugaskan untuk membuat video berisi produk-produk unggulan daerah, lebih produktif tidak usah berperilaku aneh-aneh, ” kata guru besar Institut Pertanian Bogor (IPB) tersebut pada Seminar Nasional Strategi peningkatan daya saing produk daerah era global di Bengkulu, 29 Februari 2016.

Ia mengatakan keterlibatan semua pihak pun sangat penting, bukan hanya pemerintah dengan kebijakan yang berpihak terhadap produk lokal, tapi juga generasi muda.

“Ajak dan libatkan anak-anak untuk bicara tentang daerahnya melalui video kreatif atau lomba penulisan esai tentang produk lokal,” lanjutnya.

Menurutnya selama ini, pemerintah daerah dan masyarakat belum memanfaatkan secara maksimal media sosial untuk promosi produk daerah secara global.

Ujang menjelaskan beberapa hal yang penting dilakukan agar produk daerah dapat bersaing, pertama pemerintah membuat kebijana yang berpihak pada produk lokal, kedua strategi distribusi yang dapat dibangun melalui kemitraan dengan distributor dari daerah lain.

“Terakhir pembinaan kepada petani melalui bantuan modal, kredit lunak, dan pendampingan secara intensif agar dapat meningkatkan kualitas produk sehingga sesuai standar nasional maupun internasional,” jelasnya.

Sementara itu Wakil Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan berdaya saing tinggi tercermin dalam pelayanan publik, iklim usaha dan investasi, profesionalisme aparatur dan peraturan-peraturan yang dihasilkan.

“Perbaikan infrastruktur daerah menjadi salah satu keharusan, mengingat kondisi di Bengkulu saat ini untuk mengurangi biaya dan menekan harga produk-produk lokal kita,” kataynya.(kps)