suasana debat PAsangan Calon bupati Lebong

suasana debat PAsangan Calon bupati Lebong

kupasbengkulu.com, Lebong – Debat publik pasangan calon bupati dan wakil bupati yang dilaksanakan Komisi Pemilihan umum (KPU) lebong, Senin (9/11/2105) yang dinantikan oleh masyarakat Lebong berjalan dengan baik.

Lima pasang calon yang sudah siap dalam debat tersebut terlebih dahulu menyampaikan visi dan misinya. Terlihat kelimanya mengedepankan masalah pertanian alam program yang disampaikan ke masyarakat. Selain itu masalah kesejahteraan dan pendidikan juga tak luput dari debat yang diselenggarakan tersebut.

Seperti yang diungkapkan pasangan nomor urut 1, Masropen Iriadi – Deri jati mengungkapkan bahwa Merka akan melakukan optimalisai Persawahan untuk mengembalikan Lebong sebagai Lumbung Beras.

“Di sektor pertanian, persawahan akan kita lakukan Intensifikasi sehingga hasil produksi meningkat, selain itu kita juga mengupayakan lahan-lahan yang tidak cocok dengan tanam padi di manfaatkan untuk pertanian non kayu sehingga ada nilai lebih yang di peroleh masyarakat,” tutur Masropen.

Selanjutnya, pasangan nomor urut 2, Leni Hariati Jhon Latif – Aryo Bimo Surojo mengatakan bahwa KJabupaten Lebong yang 68 persennya terdiri dari wilayah Hutan negara dan Hutan Lindung harus bisa melalsanakan tanam dan panen 2 kali dan mengarahakn APBD untuk masyarakat.

“Lebong memiliki hanya 30 persen lahan pertanian, ini yang harus dioptimalkan. kita upayakan agar Pengairin mulai dari Sumber mata Air hingga Ke Sawah dapat terpenuhi sehingga Program tanam 2 kali bisa Panen dua kali. APBD yang ada kita manfaatkan mengarah untuk pengikatan ekonomi Warga Lebong,” Ujar Leni.

Kemudian, Pasangan urut Nomor 3 Kopli Ansori – Erlan Joni mengatakan pihaknya ketika terpilih sebagai bupati dan wakil bupati akan melakukan turun ke lapangan untuk memastikan program yang telah di susun. Menciptakan balai-balai pendidikan pertanian, mengoptimalkan balai benih, penanggulangan terhadap hama Pertanian.

“Balai benih yang ada saat ini akan kita berdayakan. Kita kembalikan Lebong sebagai penghasil beras dan untuk memastikan program yang dibuat berjalan maka akan kita lakukan pengawasan secara langsung baik untuk pertanian maupun program Infrastruktur yang kita buat,” tegas Kopli.

Tak kalah, pasangan incumbent dengan nomor urut 4 Rosjonsyah – Wawan Fernandes mengungkapkan mereka akan mengoptimalkan lahan petanian yang sudah ada dan kedepanya akan melakukan penambahan lahan persawahan .

“Walaupun Kabupaten Lebong dikelilingi oleh Taman Nasional dan Hutan Lindung, tentunya diperlukan Upaya untuk penambahan Lahan Sawah baru dan ini lah yang akan kita lakukan,” kata Rosjonsyah.

Terakhir, pasangan Nomor Urut 5 Wilyan Bachtiar – Arfan Faruk yang mengaku berasal dari keluarga tani mengungkapkan jika mereka terpilih menjadi Bupati akan membuat program tanam dan panen 3 Kali dalam 2 tahun serta berkelanjutan.

“Kita tahu, masyarakat Lebong terkenal Sebagai Pekerja Keras dan ini sudah terbukti sejak dulu, Namun kita mengalami kendala karena Selama ini sumber-sumber air yang kita miliki belum mampu mengaliri persawahan yang ada. Nah terkait hal ini maka akan kita akan jaga sumber air yang ada serta memperbaiki infrastruktur irigasi mulai dari Sumber hingga ke Sawah. Program Tanam dan panen kita sesuaikan dengan iklim dan saya percaya program 3 kali tanam dan panen 2 tahun cocok dengan masyarakat Lebong,” imbuh Wilian.

Acara debat publik ini berlangsung kondusif, seluruh kandidat menyelesaikan 6 segmen debbat dengan baik. Untuk Masalah Pendidikan tampaknya Kelima kandidat memliki kemiripan program yakni melakukan pengikatan Pelayanan pendidikan dasar, Pendidikan Gratis dari tingkat SD-SMA/SMK Perbaikan Infrastruktur, pemberian Beasiswa Kepada Siswa berperestai untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.(spi)