Gubernur Bengkulu, Junaidi Hamsyah memasukkan 7 harapan masyarakat Bengkulu di Kapsul wakti disaksikan Mensos Kofifah Indar Prawansa, KEjati dan Danrem

Gubernur Bengkulu, Junaidi Hamsyah memasukkan 7 harapan masyarakat Bengkulu di Kapsul wakti disaksikan Mensos Kofifah Indar Prawansa, KEjati dan Danrem

kupasbengkulu.com – Salah satu dari 7 resolusi masyarakat Provinsi Bengkulu untuk kapsul waktu 70 tahun yang akan datang adalah Bengkulu menjadi pusat pendidikan yang terbaik dan memiliki world class university.

Kendati demikian, Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan dalam waktu 5 tahun saja dirinya yakin world class university sudah bisa diwujudkan di Provinsi Bengkulu.

“Kapsul waktu ini merupakan perencanaan jangka panjang. Tapi ada yang bisa dilakukan percepatan, seperti menyiapkan world class university di Bengkulu,” ujar Khofifah, Senin (12/10/2015).

Menurutnya untuk mewujudkan itu dimulai dengan menjadikan SD, SMP, dan SMA berstandar internasional, baru kemudian menyusul world class university. Termasuk rencana pengembangan industri hilir juga bisa diwujudkan dalam waktu 5 tahun saja. Keyakinannya tersebut berdasarkan hasil verifikasi dan validasi di lapangan, diketahui Provinsi Bengkulu merupakan provinsi terbaik dalam hal daerah tertinggal.

“Kalau itu menjadi harapan masyarakat Bengkulu pasti akan menjadi tekad untuk merealisasikan secepat mungkin. Provinsi Bengkulu satu-satunya yang kabupaten/ kotanya tertinggal satu kabupaten lagi,” katanya.

Sementara, Ketua Panitia Nasional Gerakan Ayo Kerja 70 Tahun Indonesia Merdeka, Nick Nurrachman, mengungkapkan peluncuran kapsul waktu guna mempererat silaturahmi antar daerah, di mana perbedaan disatukan dalam kekuatan besar ideologi Pancasila.

“Kapsul waktu ditujukan untuk membangkitkan optimisme mimpi dengan semangat ayo kerja. Peluncurannya sudah dimulai tanggal 22 September 2015 dimulai dari Banda Aceh dan berakhir pada 21 Desember 2015 di Merauke. Bengkulu merupakan provinsi ke 8 dari 34 provinsi se Indonesia,” pungkasnya. (val)