Patok Tabat dihancurkan

Patok Tabat dihancurkan

kupasbengkulu.com – Lantaran tidak setuju pada penetapan Tapal Batas (Tabat) wilayah, warga RT. 22 perumahan Griya Azzahra Permai Kecamatan Muara Bangkahulu menghancurkan patok pembatas yang dibangun di lokasi tersebut. Pihaknya juga telah mengumpulkan tanda tangan penolakan dan memasang spanduk penolakan di pos jaga komplek mereka.

(Baca juga : Puluhan Warga Perum Griya Azzahra Tolak Tata Batas)

Menurut warga, apa pun yang terjadi pihaknya menolak bila mereka masuk wilayah Bengkulu Tengah. Sebab penetapan batas harus berdasarkan batas alam dan pembicaraan dengan warga. Sementara warga tidak dilibatkan dalam penetapan tersebut.

“Patok ini terpaksa kami hancurkan, karena warga komplek ini sepakat tidak mau masuk Kota Bengkulu. Kami tetap ingin masuk wilayah Kota Bengkulu, sebab kami sudah membelinya. Kalau wilayah kami masuk kawasan Benteng, otomatis harga tanah dan rumah berbeda dengan harga di Kota Bengkulu,” kata seorang warga, Mistaini, Senin (13/10/2014).

Disisi lain, beberapa warga Perum Griya Azzahra ikut bergabung saat peninjauan yang dilakukan siang ini. sesekali mereka berteriak “Hidup warga Griya Azzahra, kami tidak mau jadi orang Benteng,” teriak mereka. (beb)