Relokasi Pasar Tais

Seluma, kupasbengkulu.com – Pedagang di Kelurahan Pasar Tais menolak direlokasi atau dipindahkan ke pasar harian di Kelurahan Sembayat, dengan alasan letak pasar terlalu jauh dan diyakini akan sepi pedagang.

“Kami menolak pindah, pembeli masih banyak kesini, pemerintah tidak bisa bertindak seenaknya kami mau cari uang,”kata Isnen salah seorang pedagang makanan jumat (23/12/2016).

Menurut Isnen, pasar di Kelurahan Pasar Tais merupakan pasar utama dipusat ibu Kota Seluma sehingga pemerintah tidak mesti harus melakukan pembongkaran dan penutupan pasar.

“Lahan pasar ini tanah hibah bukan milik pemerintah, kami akan tetap berjualan disini,”tegasnya.

Lahan pasar tersebut merupakan tanah hibah dari Abu Hasan pada tahun 2013 lalu dengan catatan selagi pedagang masih menggunakan tanah tersebut untuk kepentingan pasar.

“Selama ini tidak ada etika pemerintah mengumpulkan pedagang untuk sosialisasi, hanya menyebarkan kertas, kalau mengatakan pasar ini tidak layak ya salah pemerintah, kami membayar retribusi ke pemerintah tapi pasar tidak dibangun,”kesalnya.

Sementara itu, tim terpadu relokasi pasar masih melakukan pembongkaran los milik pemerintah, sempat terjadi adu mulut antara petugas dengan pedagang didaerah ini karena pedagang bersih keras menolak dipindahkan.

Rencananya Bupati Seluma Bundra Jaya akan melakukan launching Pasar Harian di Kelurahan Sembayat pada 25 Desember mendatang.(Sep)