Ilustrasi : Istimewa

Ilustrasi : Istimewa

kupasbengkulu.com, lebong – Riko (17) pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Bentangur warga Desa Tabeak Dipoa Kecamatan Lebong Sakti ditemukan tewas tergantung di pintu belakang rumahnya sekitar pukul 17.25 WIB.

Kejadian tersebut pertama kali diketahui ayahnya Irawan saat pulang dari sawah yang melihat anaknya sudah tergantung dengan tali bronang. Seketika itu ayahnya berteriak minta tolong dengan tetangganya.

Tetangga korban, A. Syahri langsung berlari ke rumah korban dan menurunkan korban yang masih tergantung. Korban langsung dilarikan ke RSUD Ujung Tanjung, namun Riko sudah tak tertolong lagi.

“Kondisi rumah memang sedang kosong, ibu korban Yen sedang menolong ke tempat orang hajatan. Untuk membawa Riko kerumah sakit saja harus menunggu mobil yang lewat karena memang lingkungan sekitar rumah lagi sepi,” tutur Syahri.

Belum diketahui secara pasti latar belakang korban mengakhiri nyawanya dengan cara gantung diri. Hingga kini jenazah sudah disemayamkan dirumah duka. Riko selama ini dimata para tetangganya merupakan anak yang periang.

“Kalau selama ini anaknya periang dan nakal. Dia anak kedua dari dua bersaudara,” demikian Syahri.(spi)