illustrasi

illustrasi

Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Target untuk mencapai Pendapatan Asli Daerah (PAD) tak tercapai. Pasalnya, anggaran yang dicanangkan harus mencapai Rp 4 miliar per triwulan hanya terpenuhi Rp 790 juta saja.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kadis Dishubkominfo melalui Kepala UPTD Parkir Najamudin yang menyatakan pihaknya tak bisa memenuhi anggaran tersebut karena pendapatan yang kecil dari para pekerja parkir.

Dari seluruh pengelolah parkir di Kota Bengkulu, pihaknya hanya mendapatkan Rp 300 juta perbulannya dan apabila dikalikan tiga bulan hanya mencapai Rp 900 juta per tiga bulannya.

“Sejauh ini 497 titik parkir yang kita pegang dengan pembayaran bervariasi, tapi kadang mereka membayar per bulannya kadang tidak. Sehingga, pendapatan kita tak terpenuhi dengan mencapai target Rp 4 miliar pertriwulannya dan kemungkinan untuk tiga bulan kita bisa mencapai Rp 1 miliar,” ujar Najamudin.

Walaupun demikian, pihaknya  masih memikirkan untuk mencari penambahan untuk PAD yang dicanangkan tersebut. Sehingga kedepannya bisa memnuhi target yang dinginkan.

“Kalau menaikan harga tarif tidak mungkin, karena takutnya tak disetujui oleh pihak pengelolah dan Dishub serta hal ini masih perlu dilakukan rapat dulu. Tapi kita akan lakukan usaha lain,” katanya.

Sebelumnya sendiri, target PAD mencapai Rp 4 miliar tersebut di usulkan oleh dewan Kota Bengkulu. Karena PAD parkir di Kota Bengkulu memadai mencapai target tersebut.(dex)