lobster Bengkulu

lobster Bengkulu

Bengkulu, kupasbengkulu.com – Kepala Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Kelas II Bengkulu, Dedy Arief Hendriyanto memaparkan bahwa perputaran uang udang lobster mencapai Rp 500 miliar per tahun di Bengkulu.

“kita kalikan saja, dalam setahun bisa satu juta dan harganya bisa Rp 500 ribu per ekor, artinya Bengkulu bisa meraup Rp 500 miliar,” kata Dedy.

(Berita terkait: Dulu Bengkulu Produksi Lobster Kedua Terbesar di Indonesia…)

Dedy juga menjelaskan bahwa uang yang masuk dapat bertambah secara signifikan jika nelayan Bengkulu dapat menjual hasil tangkapan ikan, langsung ke luar negeri.

Saat ini hasil tangkapan ikan tersebut masih ditransit ke Jakarta.

“Saat ini ikan hasil tangkapan nelayan BNengkulu masih ditransitkan melalui Jakarta jadi saat ini Bengkulu punya ikan tapi tempat lain punya nama,” demikian Dedy. (bii)