Bengkulu Utara, kupasbengkulu.com – Pesta Demokrasi pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Bengkulu Utara (BU) sempat dikhawatirkan konflik, pihak Pemerintah Daerah (Pemda) optimis Pikades Juli mendatang berjalan kondusif. Dalam hal ini, Wakil Bupati (Wabup) BU Arie Septia Adinata, SE menekankan kepada panitia untuk bekerja ekstra.

Usai melantik 40 Pjs Kades di Balai Pertemuan Ratu Samban Kamis, (14/7) Arie, meminta kepada Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD) Kabupaten Bengkulu Utara agar membangun komunikasi dengan pihak PPKD di masing-masing Kecamatan. Selanjutnya, kepada pihak Kepolisian juga harus sinergi agar pelaksanaan Pilkades benar-benar kondusif.

“Panitia dan Camat harus turun, atasi permasalahan secara langsung, jangan sampai menganggu jalannya Pilkades,” tegas Arie.

Ditambahkannya, untuk para Pjs Kades yang baru dilantik tetap bersikap netral. Jangan sampai, dengan jabatan yang baru diemban ini, justru menimbulkan gesekan-gesekan di masyarakat.

Alhasil, menurut Arie, komunikasi antara Pjs Kades, BPD dan masyarakat harus tetap dibangun

“Tidak ada provokasi, politik Pjs Kades untuk mengarahkan masyarakat memilih salah satu Calon Kades. Kita minta masyarakat memilih sesuai hati nuraninya sendiri,” harap Arie

Selain itu, mengenai realisasi DD/ADD Arie, memberikan warning kepada pihak Camat, agar tetap turun mengawasi hingga ke bawah. Baik dari segi realisasi secara fisik, serta administrasi seperti pelaporan pertanggungjawabannya.

“Pengawasan sangatlah perlu diintensifkan, agar para Kades tidak terjerumus ke ranah hukum,” demikian Wabup (jon)