Plafon RSUD Curup

kupasbengkulu.com, Rejang Lebong – Berkali-kali dikabarkan dan tidak juga mendapat perbaikan, akhirnya atap dan pelapon bocor di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Curup meminta korban. Seorang pegawai RSUD Curup, Tri Mei Sartono, diketahui mengalami kecelakaan akibat terpeleset di lantai, tepat di bawah plafon yang bocor.

Akibat kejadian tersebut, korban harus mendapat perawatan akibat luka menganga di belakang kepalanya. Kejadian tersebut terjadi pada hari Kamis (28/1/2016).

Ketika jurnalis kupasbengkulu.com berada di lokasi, darah dari korban juga cucuran atap dari plafon yang bocor masih tergenang di tempat tersebut. Korban sudah dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD), namun para jurnalis tidak diperbolehkan untuk mengambil fotonya.

Sementara itu, salah seorang pegawai RSUD Curup yang lain mengklaim bahwa korban terjatuh lantaran kondisi kesehatan.

“Kebetulan, jatuhnya didekat lokasi pelapon yang bocor, tapi bukan karena terpeleset,” kilahnya.

Direktur RSUD Curup, Tanzilul Anzhar mengaku sudah tahu adanya plafon bocor juga kerusakan lain di RSUD Curup. Ia menyatakan, dalam waktu dekat, pihaknya akan segera melakukan perbaikan. Ketika ditanyakan perihal pegawainya yang mengalami kecelakaan di jam kerja, lantaran kerusakan tersebut, Tanzilul mengaku masih belum bisa memastikan.

“Laporan yang saya terima, ia jatuh karena hal lainnya, bukan karena terpeleset,” ungkap Tanzilul.

Untuk penanggulangan biaya perawatan korban, lanjut Tanzilul, akan dibayar dengan biaya Kesejahteraan Pegawai RSUD. Biaya tersebut, terangnya diambil dari setiap pegawai di setiap bulannya yang nantinya memang ditujukan untuk kebutuhan mendadak seperti ini.(vai)