Beranda DAERAH BENGKULU Tiga Kecamatan Kota Bengkulu Kekurangan Air Bersih

Tiga Kecamatan Kota Bengkulu Kekurangan Air Bersih

0
Dirut PDAM
Direktur PDAM Tirta Dharma, Sjobirin Hasan

Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Beberapa minggu terakhir ini di wilayah Kecamatan Teluk Segara, Sungai Serut dan Kecamatan Muara Bangkahulu mengalami krisis air bersih, karena air PDAM di Kelurahan Surabaya Kota Bengkulu mengalami kerusakan.

Hal itu sontak membuat pelanggan PDAM bertanya-tanya dan kecewa, karena air sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Apalagi bagi masyarakat yang belum sempat menyimpan stok air. Sehingga mereka pun akhirnya terpaksa meminta air ke rumah tetangga yang memiliki sumur.

”Memang sebelumnya atau beberapa bulan ini air PDAM lancar-lancar saja, tapi mulai jarang mati, kalaupun mati kadang hanya beberapa jam saja. Makanya kami lengah, saya belum sempat menampung dan menyimpan air. Kemudian beberapa hari ini air tidak mengalir. Dua hari lalu sempat mengalir tapi subuh dan itupun keruh. Ya terpaksa kami minta air ke rumah tetangga yang ada sumur,” terang Meri, Kamis (16/4/2015).

Dikatakannya, jika keadaan seperti ini (air ledeng mati,red), maka akan sulit bagi warga untuk beraktivitas, karena tidak mungkin juga setiap hari meminta air sumur tetangga.

”Sudah saya tanya ke tetangga yang juga pasang ledeng air PDAM, kata mereka memang air mati sejak dua hari lalu. Ya kami minta secepatnya diperbaiki saja, sebab repot jika terus begini, kami mau cuci pakaian, mau masak dan mandi jadi susah, sehari bisa sampai 4 kali isi galon untuk mandi dan masak,” ucapnya.

Sementra itu, terkait persoalan itu, Direktur PDAM Tirta Dharma, Sjobirin Hasan, menjelaskan, persoalan matinya air ledeng atau tidak mengalirnya air ke rumah warga dikarenakan ada kerusakan pada mesin penyedot, pembersih dan penyuplai air ke rumah warga.

Menurutnya, setidaknya ada 10 ribu pelanggan PDAM di tiga Kecamatan tersebut, tapi hanya ada 1.000 pelanggan yang tak mengaliri air. Sehingga berhubungan dengan itu pihaknya akan memberikan bantuan, berupa air bersih yang disupalai langsung ke tempat warga melalui tanki air.

”Kami minta maaf, dan kami berupaya secepatnya menuntaskan gangguan ini. Untuk sementara kita berikan air bersih kepada warga secara gratis dan kita juga targetkan secepatnya kerusakan akan kita perbaiki,” tutupnya.(dex)