Kaur, kupasbengkulu.com – Naiknya Harga pupuk di Kabupaten Kaur, membuat para petani kesulitan untuk mendapatkan pupuk demi kebutuhan pertanian terutama untuk pupuk padi sawah yakni jenis urea.

Ujang (55) mengatakan, lebih baik beli ganja dari pada beli pupuk, pasalnya untuk mendapatkan pupuk mereka sangat kesulitan. Apalagi jika beli pupuk dari luar daerah bisa-bisa ditangkap polisi. Hal itulah yang membuat masyarakat kesulitan mendapatkan pupuk.

“Kita merasa lebih mudah beli ganja dari pada beli pupuk. Karena selain susah mendapatkannya pupuk juga mahal, dan jika kita beli keluar Kecamatan saja itu bisa-bisa ditangkap polisi. Kalau orang bawa ganja itu jarang sekali ketahuan, tapi kalau bawa pupuk dari luar daerah pas nampak,” tutur Ujang.

Oleh sebab harga mahal petani banyak yang membeli pupuk dengan cara mencicil, karena belum punya uang yang cukup. Bahkan, ada yang menjual sawahnya dari pada menggunakannya untuk bertani. Karena hasil dari jual lahan tersebut bisa dibuat usaha lain.

“Kami berharap Pemerintah bisa mengatasi masalah ini denganbijak. Sehingga tidak adanya kekurangan kebutuhan pupuk yang menimbulkan kekecewaan terhapa petani,” demikian Ujang. (mty)