Kupasbengkulu.com, Bengkulu- Kepala Dinas Pengelolahan Pendapatan Kuangan Aset (DPPKA) Kota Bengkulu, M Sofyan menyatakan, serapan anggaran yang di peruntukkan ke Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota paling bawah.

“Dengan sisa waktu yang kurang dari tiga bulan ini, semua SKPD di minta untuk mensiasati, agar serapan anggaran tersebut dapat mendekati hingga 100 persen. Terutama untuk Dinas Pekerjaan Umum Kota Bengkulu yang saat ini berada di posisi terbawah, untuk serapan anggaran. Banyak proyek yang belum tuntas atau yang belum dikerjakan sama sekali,” jelas Sofyan.

Berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilakukan, hingga triwulan ketiga di tahun 2015, serapan anggaran di lingkungan pemerintah kota baru mencapai 70 persen. Menariknya, jika di triwulan kedua terendah di raih Dinas Pertanian Kota Bengkulu dan Dinas Kesehatan, saat ini serapan anggaran terendah justru di raih oleh Dinas Pekerjaan Umum Kota.

Sementara pada triwulan kedua lalu, serapan anggaran terendah di raih oleh Dinas Kesehatan Kota Bengkulu yang baru mencapai 5,6 persen, serta Dinas Pertanian baru mencapai 6,3 persen. saat itu walikota mendesak, agar kedua SKPD tersebut dapat meningkatkan kinerja. Sehingga, serapan anggaranpun dapat lebih maksimal. “Yang jelas serapan anggaran DPU dibawah kedua dinas tersebut,” jelas Sofyan.

Memasuki triwulan ke empat, berbagai proyek fisik maupun non fisik terus berjalan di SKPD lingkungan pemkot. Dari evaluasi triwulan ketiga yang dilakukan beberapa waktu lalu, diketahui, hingga triwulan ketiga, serapan anggaran baru mencapai angka 70 persen.

“Pihak pemerintah kota sendiri optimis hingga akhir tahun mendatang, realisasi anggaran mencapai angka 95 persen lebih. Untuk itu, DPPKA meminta agar semua SKPD dapat menggenjot semua pekerjaan yang belum tuntas hingga tanggal 25 Desember mendatang,” katanya.(dex)