Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Pelaksana Tugas (PlT) Kepala Dinas Pendidikan Kota Bengkulu, Rosmayetty menyatakan bakal memberikan keringan bagi siswa tingkat pertama yang tak dapat sekolah dikarenakan sakit.

Dari hasil laporan yang masuk ke Dinas Pendidikan Kota Bengkulu, Rosmayetty mengatakan ada salah satu di SMP di Kota Bengkulu yang tak dapat mengikuti ujian Nasional di Karenakan sakit. Namun, dalam hal ini Rosmayetty tak memberikan keterangan lengkap karena takut menggangu aktifitas anak tersebut dalam menjalan UN.

“Ada yang sakit satu orang, dan terpaksa ujian di rumah, kami mengirimkan pengawas ujian dua orang ke rumah peserta yang sakit ini,” ucap Rosmayetty.

Dijelaskan, untuk seluruh SMP dan sedejrat saat ini hampir seluruh mengikuti ujian. Seluruh siswa SMP yang terdaftar mengikuti Ujian Nasional 2015 berjumlah 6.150 orang, sedangkan untuk peserta ujian paket B berjumlah 93 orang.

Dinas Pendidikan Kota Bengkulu, mengungkapkan Ujian Nasional tingkat sekolah menengah pertama pada hari pertama ini berjalan lancar tanpa ada temuan kendala penyelenggaraan. dari siswa sendiri, pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan tak dapat komentar dan keluhan apapun.

“Pada UN hari pertama ini berjalan aman dan kondusif, kita harapkan tidak ada kendala sampai hari keempat pelaksanaan UN tingkat SMP ini, namun tidak ada kendala hari pertama tidak membuat dinas pendidikan melonggarkan pengawasan. Tidak ada kendala, soal cukup sesuai dengan kebutuhan, soalnya bagus dan terang, tidak ada keluhan juga dari para siswa,” katanya.

Menurut dirinya, pada penyelenggaraan ujian hari pertama, kecurangan dalam penyelenggaraan Ujian Nasional di kota itu, baik dari sisi peserta maupun panitia penyelenggara ujian. Kemungkinan besar karena nilai UN buka menentukan kelulusan siswa.

“Kita bersyukur tidak ada kecurangan, tetapi tetap mengawasi pasca UN, karena penentu kelulusan bukan nilai UN tetapi sekolah masing-masing, dan kita tidak ingin ada sekolah yang berusaha meluluskan siswanya sementara kapasitas siswa untuk lulus belum pantas,” tutupnya.(dex)