Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Rabu (28/10/2015) siang memanggil dua SKPD di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu yakni Dinas Sosial dan Dinas Kebersihan. Keduanya dimintai keterangan terkait serapakan anggaran yang telah disalurkan di tahun 2015.

Ketua Komisi I DPRD Kota Bengkulu, Maghdaliansi memimpin hearing tersebut langsung menanyakan kemana saja anggaran yang telah diberikan kepada kedua Intansi ini. Pasalnya, pihak DPRD belum mendengar ataupun menerima laporan terkait serapan anggaran kedua mitra kerjanya tersebut.

Hal mengejutkan ternyata, perbandingan dua instasi ini berbeda jauh. Dinas Pertamanan dan Kebersihan hampir seluruh serapan anggaran telah dibabat, tetapi Dinas Sosial belum jelas serapan anggaran yang digunakan kemana saja.

Pada pertemuan tersebut, Dinas Pertamanan dan Kebersihan menjadi sasaran dinterogasi oleh Komisi I. Pihak DPRD sendiri ingin memastikan tidak ada masalah yang terjadi pada Dinas Pertamanan dan Kebersihan, sehinggga tidak menggangu pembahasan anggaran ditahun selanjutnya.

“Kita mempertanyakan berapa anggaran yang ada di Dinas Petamanan dan Kebersihan. Dana yang disalurkan dibelanjakan kemana saja, apakah dibelikan dengan kontainer dan lainnya. Kami juga meminta apa saja rinciannya,” kata Maghdaliansi.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Bengkulu, Syanurbi mengatakan bahwa anggaran yang telah disalurkan sudah mendekati penyerapan anggaran. Hal ini dihitung dengan hasil rincian yang telah dilaporkan ke Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Bengkulu.

“Total anggaran yang disalurkan ke kita sebesar Rp 18,6 miliar,” kata Syarnubi.

Dipihak lain, DPRD Kota juga meminta Dinas sosial melaporkan rincian serapan anggaran yang telah mereka terima ditahun 2015 ini. Namun, dari Dinas Sosial belum bisa memberikan berapa saja rincian, sebab belum ada laporan kepada mereka.

“Kita juga minta rincian serapan anggaran dan anggaran yang diterima berapa karena kami belum mengetahui berapa itu,” kata Kepala Dinas Sosial, Syariffudin.(dex)