Gubernur Bengkulu, Junaidi Hamsyah

Gubernur Bengkulu, Junaidi Hamsyah

kupasbengkulu.com – Menyusul maraknya kasus kematian akibat virus Middle East Respirarory Syndrome (MERS) di Timur Tengah. Gubernur Bengkulu, H Junaidi Hamsyah, S.Ag, M.Pd mengatakan, belum ada mengeluarkan larangan umroh ke Tanah Suci.

Menurut dia, umroh merupakan ibadah sehingga pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu, tidak bisa melarang ibadah yang akan dijalankan warga Bengkulu di Tanah Suci.

“Kita tidak bisa melarang, keberangkatan warga yang ingin umroh sebab itu berkaitan dengan ibadah,” kata Junaidi, Senin (12/5/2014) usai menghadiri Rapat Pleno Penetapan Perolehan Partai Politik dan Calon Terpilih Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, pada pemilihan umum 2014, di salah satu hotel ternama di Kota Bengkulu, Senin (12/5/2014).

Junaidi menambahkan, bagi warga Bengkulu yang sedang dan akan menjalankan ibadah umrah ke Tanah Suci Mekkah untuk menjaga diri dan juga kesehatan. Sementara, antisipasi dari Pemprov Bengkulu tentunya mengimbau agar warga dapat mengenakan masker, mengikuti suntik pencegahan penyakit MERS serta antisipasi lainnya.

”yang jelas, jika warga Bengkulu ingin menunaikan ibadah umroh tentunya mengikuti prosedur, mulai dari cek kesehatan, menggunakan masker saat di Tanah Suci serta antisipasi lainnya, agar terhindar dari penyakit MERS,” demikian Junaidi.(gie)