Landmark Kepahiang Alami, tak ada dana pemeliharaan

Landmark Kepahiang Alami, yang tak ada dana pemeliharaannya

 

Kepahiang, kupasbengkulu  – Kritik Anggota DPRD Kepahiang tentang landmark Kepahiang Alami tidak terawat, diakui Kabid Pariwisata Dishubkominfo dan Budpar Kabupaten Kepahiang, A. Syartoni. Tapi, dirinya tidak dapat membenarkan tentang adanya dana pemeliharaan untuk destinasi wisata Kepahiang tersebut.

“Inilah persoalan kita dalam mengembangkan destinasi wisata, termasuk halnya dengan landmark Kepahiang Alami selama ini. Kita sama sekali tidak miliki dana untuk merawat atau biasa disebutkan dengan dana pemeliharaan itu,” ungkap Syartoni kepada kupasbengkulu.com, Senin (11/4/2016).

Sehubungan dengan tidak adanya dana pemeliharaan, otomatis Dishubkominfo dan Budpar tidak dapat berbuat banyak untuk merawat landmark, yang salah satu tujuan pembangunannya untuk menarik wisatawan.

“Belum lagi kita mau bicarakan soal anggaran. Pastinya kita dari pemerintahan harus memiliki izin dan sebagainya yang dibutuhkan untuk bisa mengelola lokasi wisata beradasarkan SK,” jelas Syartoni.

Dalam pengelolaan ini sendiri, diakui Syartoni tidak ada penunjukan setelah pembangunan landmark direalisasikan. Adanya surat keputusan (SK) tentang landmark sebagai salah satu destinasi wisata Kepahiang dari Bupati terdahulu.

“Tidak ada pihak yang ditunjuk untuk mengelola landmark, baik itu perorangan atau swasta maupun pemerintah daerah,” tandasnya.(slo)