Suasana Pasar Panorama Kota Bengkulu.(foto : etri hayati)

Suasana Pasar Panorama Kota Bengkulu.(foto : etri hayati)

Kota Bengkulu, kpasbengulu.com – Pencapaian target PAD pasar di Kota Bengkulu, tenyata belum terpenuhi. Sehingga dari itu, Kepala Disperindag Kota Bengkulu, Erwan Syafrial menyalahkan kondisi pasar yang belum bisa memberikan PAD yang ditargetkan.

Dari sektor retribusi pelayanan pasar, setoran hingga saat ini baru menyentuh angka Rp 800 juta, kondisi seperti ini harapan Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) untuk mendapatkan target PAD yang mencapai Rp 4 Miliar tampaknya tak akan mungkin lagi terwujud.

“Sampai saat ini di semester pertama, PAD yang diterima dari retribusi pelayanan pasar masih dibawah 1 Miliar, kalau targetnya masih jauh belum tercapai,” kata Erwan.

Keterpurakan tak tercapaianya takget ini juga terlihat dengan waktu yang tersisa tinggal 6 bulan lagi, apalagi jumlah PAD yang diterima saat ini juga sudah termasuk pembayaran tunggakan yang memang cukup besar di tahun-tahun sebelumnya. Maka, terhitung dari awal tahun 2015 ini, Disperindag kesulitan dan mengasah otak untuk mencari solusinya.

Untuk itu, menurutnya bahwa belum maksimalnya pendapatan yang dihasilkan dari sektor retribusi pelayanan pasar tersebut disebabkan, makin banyaknya penataan pasar-pasar dalam kota ini tidak tertib dan dibiarkan terbengkalai begitu saja.

“Misalnya saja pasar minggu dan pasar barukoto dimana puluhan ruko tampak tak berpenghuni dan dibiarkan rusak begitu saja, belum lagi pasar tingkat yang sampai saat ini tidak pernah adanya perbaikan,” demikian Erwan.(dex)