Bengkulu,kupasbengkulu.com – Sepuluh hari pasca penandatanganan pakta integritas di kalangan PNS Pemprov Bengkulu, tes urine yang seyogyanya diawali dari pejabat eselon II pada pekan lalu ini ternyata belum jadi digelar.

(Baca: Ini Langkah Gubernur Pasca Penandatanganan Pakta Integritas)

Pelaksana Sekretaris Daerah (Plt. Sekda), Sumardi, mengatakan hingga saat ini pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) Bengkulu belum mendatangi para pejabat Pemprov tersebut sebagaimana yang telah direncanakan sebelumnya.

“Rencana awal kan tes urine dimulai dari saya, baru para asisten dan kepala SKPD. Janjinya petugas BNN provinsi akan mendatangi kami ke ruang kerja masing-masing dan langsung melakukan tes. Apalagi sekarang lebih gampang karena hasilnya langsung bisa dilihat. Ini baru mau saya telpon lagi,” ujar Sumardi, Kamis (10/03/2016).

Sumardi mengatakan, hasil tes ini nantinya akan diserahkan kepada Gubernur Bengkulu dan tindaklanjut menurut hasilnya. Sementara, tes urine bagi 1059 pejabat baik eselon III dan IV lainnya masih menunggu anggaran.

“Kita mulai dulu dari eselon II, baru nanti menyusul eselon lainnya. Tes urine ini diharapkan dapat mendukung pemberantasan narkoba oleh pemerintah yang semakin mengkhawatirkan. Ini sejalan dengan poin-poin yang sudah kita sepakati dalam pakta integritas kemarin,” pungkas Sumardi. (val)