Minggu, Januari 23, 2022

Training Ketenagakerjaan AJI Balikpapan jadi Cikal Bakal Lahirnya Serikat Pekerja Lintas Media

Baca selanjutnya

Kupas News  – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Balikpapan menggelar training Ketenagakerjaan selama dua hari, 11-12 September 2021 dengan tema “Penguatan Kapasitas Pemimpin Muda Serikat di Tengah Pendemi Covid-19”.

Kegiatan yang diikuti sejumlah jurnalis dari televisi, koran, radio, hingga media online nasional maupun di Kalimantan Selatan (Kalsel). Termasuk kehadiran dari rekan-rekan PWI maupun IJTI.

Berbagai materi yang disampaikan mulai dari hak-hak pekerja, lalu aspek advokasi diantaranya peran serikat pekerja dalam negoisasi dengan perusahaan. Kemudian perlindungan yakni strategi hukum dan mitigasi menghadapi kasus ketenagakerjaan.

Sejumlah narasumber yang dihadirkan, Pengurus AJI Indonesia, Divisi Ketenagakerjaan Edi Faisol, Ikhsan Raharjo dari SINDIKASI, Abda Pranawa Djati dari ASPEK dan Abdun Nafi Al-Fajri dari PBHI Jawa.

Ketua AJI Kota Balikpapan Teddy Rumengan mengatakan, kegiatan ini  sangat penting untuk membekali jurnalis di Kaltim dan Kalsel. Karena di masa pandemi, media juga ikut terdampak.

“Muncul kasus-kasus ketenagakerjaan pekerja media di Kaltim khususnya di Balikpapan dimana adanya pemecatan terhadap pekerja media, ini menjadi keprihatinan kita,” ujar Teddy

Kata dia, pemangkasan gaji ataupun THR yang dilakukan perusahaan media karena alasan pandemi dialami jurnalis di Kaltim. Sehingga, berdamnpak pada ekonomi keluarga.

“Harapannya melalui kegiatan ini para pekerja media tahu langkah-langkah yang harus dilakukan ketika menghadapi kasus-kasus ketenagakerjaan yang merugikan jurnalis,” ujarnya.

Disamping itu lanjutnya, harapannya kegiatan tersebut, menjadi cikal-bakal lahirnya serikat pekerja lintas media di Kaltim dan Kalsel. Karena sejauh ini belum ada serikat kerja media di Kaltim dan Kalsel

“Sehingga kita bisa melindungi para pekerja media dari ancaman PHK atau ketidakadilan. Kami sudah berbicara, dengan sejumlah organisasi profesi lainnya untuk merumuskan yang sama,” ujarnya.

Begitu juga perlindungan terhadap jurnalis di masa pandemi menjadi perhatian AJI. Bagaimana perusahaan media menyediakan alat pelindung diri (APD) ataupun tanggungjawab ketika jurnalis terinveksi Covid-19.

“Karena kita ketahui banyak jurnalis di Kaltim yang juga terpapar covid-19 selama pandemi ini. Bagaimana tanggungjawab perusahaan,” ujarnya. Rilis

- Advertisement -

Telkomsel Orbit Solusi Internet Murah, Bisa Dibawa Kemana Saja

Kupas News – Telkomsel Orbit merupakan layanan broadband rumah berbasis modem wifi. Orbit memiliki kualitas jaringan seluler terbaik dengan paket data yang bisa diandalkan...

Gubernur Bengkulu Tolak Rencana KemenpanRB Hapus Tenaga Honorer

Kupas News – Rencana penghapusan tenaga honorer oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB) mulai tahun 2023 mendatang, di semua instansi pemerintahan,...

Lantik Pejabat Baru, RSHD Naik Tipe C Targetkan Inovasi dan Kebahagiaan

Kupas News – Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Rumah Sakit Umum Daerah Harapan dan Doa (RSUD HD) ke-8. dr Lista Cherlyviera secara resmi...

Lelang Pengelolaan Pasar Panorama Rampung Sebelum HUT Kota Bengkulu

Kupas News – Pemerintah Kota Bengkulu matangkan rencana lelang Pasar Panorama. Dua bulan kedepan, pemkot targetkan pasar panorama selesai dilelang dan segera di perbaiki...

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Kekerasan Seksual Bocah 10 Tahun di Manado

Kupas News – Polisi masih menyelidiki kasus dugaan kekerasan seksual yang menimpa bocah 10 tahun berinsial CT di Manado, Sulawesi Utara. Dalam kasus ini,...

Terbaru