Bupati Bengkulu Tengah, Ferry Ramli bersama guru

Bupati Bengkulu Tengah, Ferry Ramli bersama guru

Bengkulu Tengah,Kupasbengkulu.com – Kepala Dinas Dikbud Benteng, Meizuar, mengatakanpihaknya telah membuat draf pembentukan surat ketetapan (SK) pemberian tunjangan guru dan jika memang nantinya hal tersebut mendapatkan persetujuan dari bupati, barulah usulan tersebut disampaikan ke kementerian Dikbud agar bisa diakomodir.

“Untuk pemberian tunjangan khusus kepada guru, saat ini kita masih menunggu instruksi bupati. Saat ini draf SK nya sudah kita sampaikan ke bagian hukum sebelum akhirnya disampaikan ke bupati. Jika memang SK tersebut bisa diterbitkan, barulah usulan tersebut kita sampaikan ke kementerian,” jelas Meizuar.

Masih kata Meizuar, melihat belum meratanya pembangunan infrastruktur jalan di kabupaten Benteng saat ini membuat sejumlah guru yang berasal dari luar kabupaten kesulitan untuk menuju ke lokasi tersebut.

Sebab, menjadi hal yang wajar jika pengorbanan yang dilakukan guru mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah dalam rangka meningkatkan kesejahtaraan guru yang berimbas terhadap peningkatan kualitas atau mutu pendidikan.

“Melihat kondisi saat ini, tunjangan khusus ini memang wajib kita usulkan. Kita akan terus berupaya sehingga usulan tersebut bisa diakomodir,” ungkapnya meizuar.

Sementara itu disampaikan Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Benteng, Akhrawi, berharap ada perhatian khusus dari pemkab mengenai keluhan para guru saat ini, sehingga dapat menjalankan tugas dan fungsi dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) secara maksimal.

Menurutnya, terdapat tujuh daerah yang memiliki sekolah sulit dijangkau. Baik itu saat masih panas maupun musim penghujan. Diantaranya sekolah yang berlokasi di desa Kota Niur, Tanjung Raman, Taba Durian Sebakul, Karang Are, Susup, Bang Haji dan desa Paku Haji.Tutup Akhrawi.

Penulis Ferizal Adek