BMKG Fatmawati memprediksi Kota Bengkulu akan di landa hujan dengan intensitas ringan. Tampak, suasana banjir di ruas jalan lintas Kelurahaan Tanjung Jaya akibat di luapan air dari aliran Sungai Bengkulu, Rabu (22/1/2014).

BMKG Fatmawati memprediksi Kota Bengkulu akan di landa hujan dengan intensitas ringan. Tampak, suasana banjir di ruas jalan lintas Kelurahaan Tanjung Jaya akibat di luapan air dari aliran Sungai Bengkulu, Rabu (22/1/2014).

kupasbengkulu.com – Tetanus merupakan salah satu penyakit berbahaya yang menyebabkan kematian. Seperti dikutip dari doktersehat.com, tetanus disebabkan oleh virus Clostiridium Tetani. Virus ini banyak ditemukan di tanah, kotoran manusia dan hewan peliharaan.

Bakteri Clostiridium Tetani ini masuk ke dalam tubuh manusia melalui luka terbuka, lecet dan terkontaminasi tanah yang mengandung bakteri tersebut. Ketika curah hujan tinggi banyak genangan air kotor serta kerap terjadi banjir. Pada tempat-tempat tersebut, tetanus gampang menyebar dikarenakan bakteri tersebut terbawa oleh kotoran, sampah yang terbawa air.

Apabila saat itu kita mengalami luka yang terbuka, dan terkena kotoran atau sampah yang terbawa air tersebut maka bakteri itu akan mudah menginfeksi ke dalam tubuh kita. Dalam waktu satu atau dua minggu, bakteri tersebut akan menyerang jaringan tubuh terutama urat saraf dan otot kita.

Jaringan otot dan saraf yang rusak akan menyebabkan kejang selama tiga hari pertama. 10 hari berikutnya kejang akan mulai berkurang frekwensinya. Tidak berhenti pada fase ini, seseoran yang terinfeksi virus ini akan mengalami kejang, ketegangan otot. Secara umum, tetanus terbagi menjadi tiga jenis yaitu.

-Pertama, tetanus lokal, jenis ini menyebabkan otot terasa sakit, timbul rebiditas. Gejala ini akan menghilang dalam beberapa minggu.

-Kedua, tetanus general, jenis tetanus ini sering menimpa seseorang. Gejala yang dialami adalah bulu kuduk kaku, trismus, gelisah dan mudah tersinggung dan dalam waktu singkat konstruksi somatik meningkat.

-Ketiga, jenis tetanus yang seirng menimpa adalah jenis tetanus segal, jenis tetanus ini merupakan tetanus lokal yang jarang terjadi. Masa inkubasi ini adalah 1-2 hari terjadi sesudah otitis media atau luka pada kepala.

Jadi,hindari melewati genangan air kotor dan banjir, terlebih jika Anda sedang terluka. Hal ini juga bisa menjadi alasan kuat bagi Anda untuk melarang anak untuk bermain digenangan banjir bukan ?(qef)